TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kodim 1701/Jayapura Gelar Penyuluhan Penyakit HIV-AIDS dan IMS

By 04 Mar 2016 06:17Kodam XVII/Cenderawasih
photo_2016-03-03_21-19-47

Sebagai upaya dalam mengantisipasi penyebaran penyakit HIV/AIDS dikalangan Prajurit, Kodim 1701/Jayapura bekerja sama dengan Kesdam XVII/Cenderawasih serta Dinas Kesehatan dan Pusat Kesehatan Reproduksi Kota Jayapura menggelar penyuluhan kesehatan tentang bahaya HIV-AIDS pada Kamis 3 Maret 2016 bertempat di Aula Makodim 1701/Jayapura yang dihadiri sekitar 120 orang anggota Kodim 1701/Jayapura.

Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf M. Mahbub Junaedi pada kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk mencegah agar penyakit HIV/AIDS tidak menjangkiti prajurit serta keluarganya, karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian bagi mereka yang terjangkit, “ jelasnya.

Sebagai pembawa materi dalam penyuluhan tersebut dr. Hesti Purikasari dari Dinas Kesehatan Pusat Kesehatan Reproduksi Kota Jayapura mengatakan bahwa AIDS adalah kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh. Jumlah kasus HIV/AIDS di Provinsi Papua per 31 September 2015 berjumlah 21.324 jiwa. HIV atau Human Immuno deficiency Virus adalah virus yang hanya dapat menginfeksi manusia dan membuat tubuh manusia turun sistem kekebalannya sehingga tubuh gagal melawan infeksi dan virus ini karaktetistiknya adalah memproduksi diri sendiri di dalam sel manusia. Perilaku beresiko tinggi terinfeksi HIV melalui suka berganti ganti pasangan, tidak menggunakan Kondom serta pengguna Narkoba suntik yang tidak menseterilkan jarum dan suka menggunakannya bersama-sama. Untuk cara pencegahannya bagi yang belum menikah dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual (abstinensia), saling setia pada satu pasangan yang tidak terinfeksi HIV dan pergunakan kondom setiap kali berhubungan seks yang berisiko serta hindari penggunaan jarum suntik secara bergantian dan tidak steril.

IMS (Infeksi Menular Seksual) adalah infeksi yang salah satu cara penularannya melalui hubungan seksual dengan pasangan yang sudah. Hubungan IMS dengan HIV saling keterkaitan dimana IMS mempermudah masuknya HIV, maka penderita IMS lebih mudah terkena infeksi HIV. Sedangkan dampak IMS akan mengakibatkan kematian, mandul, kanker terhadap wanita hamil, cacat janin dan keguguran. Jenis-jenis IMS secara umum terdapat keluar cairan atau kencing nanah dan radang saluran kencing serta ada benjolan besar atau kecil tanpa luka di alat kelamin. Diharapkan dengan kegiatan tersebut anggota mendapatkan tambahan ilmu di bidang kesehatan khususnya tentang bagaimana mencegah HIV AIDS dan IMS.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kodim 1701/Jayapura Gelar Penyuluhan Penyakit HIV-AIDS dan IMS