TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Satgas Yonif 406/ck Bertekad Memberantas Buta Aksara Anak Papua Di Wilayah Perbatasan RI-PNG

By 30 Mar 2016 09:46Kostrad
Untitled

 

    Pendidikan merupakan faktor penting dalam memajukan sebuah bangsa, terutama pendidikan terhadap anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Dengan mendapatkan pendidikan yang layak, maka kita dapat memiliki masa depan yang lebih baik. Begitu juga dengan bangsa kita, bila setiap warga negara kita mendapatkan pendidikan yang layak dari Sabang sampai Merauke maka negara kita bisa menjadi negara yang kuat dan lebih maju lagi. Tidak heran bila pemerintah pusat mengalokasikan anggaran yang besar untuk sektor pendidikan di Indonesia.

Sesuai dengan yang tertuang pada UUD 1945 pasal 31  ayat 1 yaitu, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang layak. Pendidikan yang layak hanya bisa dinikmati oleh warga kota saja, tidak untuk warga di pedalaman terpencil. Salah satu contohnya adalah warga yang berada di daerah perbatasan RI-PNG, tempat penugasan Satgas Yonif  406/CK.

Padahal yang tertuang pada pembukaan UUD 1945 yaitu kita wajib turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.  Namun kenyataannya tidak semua orang peduli turut serta dalam mencerdaskan anak bangsa dan terkesan melupakan, salah satu contohnya adalah anak-anak yang berada di pedalaman wilayah perbatasan RI-PNG, tempat penugasan Satgas Yonif  406/CK.

Dansatgas Yonif 406/CK Letkol Inf Aswin Kartawijaya sangat peduli terhadap pendidikan anak papua di wilayah perbatasan RI-PNG, hal ini terbukti sudah ada beberapa program yang dicanangkan oleh beliau diantaranya  program mengajar di sekolah-sekolah dan bela negara, program anak asuh, pembuatan rumah pintar. Dari program-program tersebutlah Dansatgas Yonif 406/CK bertekad untuk memberantas buta aksara khususnya untuk anak-anak papua di wilayah perbatasan RI-PNG.

Prajurit Satgas Yonif 406/CK mengajarkan anak-anak membaca dan menulis dengan berbagai metode agar apa yang diajarkan dapat diterima, dimengerti, dan diingat. Salah satunya dengan metode belajar sambil bermain dan bernyanyi. Metode lainnya yaitu dengan memberikan reward berupa permen gula-gula dan snack kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan dan juga bila ada yang bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam Iskandar Muda Kodam XVI/Patimura PORAD Kodam V/Brawijaya Kodam Jaya Puspen TNI Kodam IX/Udayana Kodam XII/Tanjungpura Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Satgas Yonif 406/ck Bertekad Memberantas Buta Aksara Anak Papua Di Wilayah Perbatasan RI-PNG