TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Bagi Anggota Korem 044/Gapo

By 29 Mar 2016 14:49Kodam II/Sriwijaya
3

Palembang, Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Tri Winarno yang diwakili oleh Kasrem 044/Gapo Letnan Kolonel Inf Imanulhak dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan sarana dan upaya yang dilakukan oleh Komando Atas untuk menginformasikan secara langsung terkait kebijakan Komando Atas kepada satuan jajaran guna terciptanya kesamaan persepsi untuk dijadikan sebagai dasar dalam melaksanakan tugas di lapangan. Agar para peserta menyimak, mencatat dan menanyakan  hal hal yang dianggap penting sehingga dapat disampaikan kepada rekan dan masyarakat saat kembali ke satuan masing-masing. Kegiatan Sosialisi Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bagi anggota Korem 044/Gapo bertempat di Balai Prajurit Makorem 044/Gapo. Acara tersebut diikuti oleh 100 orang anggota perwakilan dari masing-masing satuan jajaran Korem 044/Gapo.

Pada kesempatan tersebut Letkol Kav Sugi Mulyanto Jab Pabandya III Kom KBT Sterad,menyampaikan materi tentang bagaimana upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang Aktualisasi Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut guna mewujudkan kesamaan persepsi antara Prajuri TNI dan seluruh komponen bangsa terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Terkait dengan penghapusan frasa Empat Pilar Kebangsaan dan Bernegara, berdasarkan atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU-XI/2013 tanggal 2 April 2013 tentang Penghapusan Penyebutan Frasa Empat Pilar Kebangsaan dan Bernegara, poin III pokok perkara :

–           Bahwa Pancasila adalah Tidak Sama, Tidak Sejajar Kedudukanya dengan UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

–           Bahwa Pancasila adalah Pondasi dari UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Hal tersebut dijelaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya pada acara peringatan pidato Soekarno 1 Juni 1945 di gedung MPR, Jakarta 1 Juni 2010 : Tidak sepatutnya kita memperdebatkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, ini penting karena pada TAP MPR NOMOR 18/MPR/1998 maka PANCASILA TELAH DITETAPKAN SEBAGAI DASAR NEGARA. Mari kita patrikan dan mari kita hentikan debat tentang Pancasila sebagai Dasar Negara, karena itu kontra produktif dan Unhistories. Pancasila bersama UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah empat pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah menjadi bagian kehidupan bangsa ini sepanjang masa.

Bahwa peran dan kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara, Jiwa dan Kepribadian, Pandangan Hidup Bangsa, Ideologi dan Tujuan Hidup. Nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Falsafah Pancasila meliputi nilai religius, nilai kekeluargaan, keselarasan, kerakyatan dan keadilan. Dihadapkan dengan kondisi saat ini dimana P4 Tap MPR 278 dihapus dengan Tap MPR 18/1998, pembubaran BP7 dan penghilangan kurikulum Pancasila di tingkat Sekolah Dasar s/d Perguruan Tinggi yang berdampak pada lunturnya jiwa nasionalisme, turunya moralitas bangsa dan maraknya radikalisme dan terorisme.

Dalam akhir pengarahanya, Letkol Kav Sugi Mulyanto menyampaikan bahwa dihadapkan dengan mulai merapuhnya empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara perlu adanya upaya dari seluruh komponen bangsa untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, melaksanakan UUD 1945 dengan baik, menjiwai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat dan memperjuangkan NKRI agar berdaulat utuh dan selamat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasipesr Letkol Caj Saparrudin, Pasi Komsos Mayor Inf Baidowi,Pakumrem Mayor Chk Agus Susanto, Kapenrem Mayor Inf Aris Barunawan dan Perwakilan Danramil Jajaran Korem 044/Gapo.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Bagi Anggota Korem 044/Gapo