TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

150 Orang Dididik Jadi Kader Belanegara

By 17 May 2016 06:33Kodam VI/Mulawarman
20160516d

Belanegara sesuai dengan Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 berbunyi, bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya  pembelaan negara. Setiap warga negara  memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari negara serta wajib untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Pertahanan keamanan negara dilakukan  melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta dengan TNI dan Polri sebagai kekuatan utama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sedangkan tugas rakyat sebagai kekuatan pendukung adalah melaksanakan tugasnya dengan baik dan profesional atau dengan kata lain tidak melakukan hal-hal yang dapat menghambat atau memberi ancaman pada keamanan NKRI.

Sejalan dengan fungsi dan tugas Kodam VI/Mlw sebagai sataun kewilayahan melaksanakan pembinaan, pemeliharaan dan meningkatkan potensi wilayah yang terdiri dari Geo, Demo dan  Konsos untuk terwujudnya RAK juang yang tangguh  salah satu diantaranya memelihara dan meningkatkan wawasan kebangsaan / belanegara,  terbangunnya watak setiap generasi muda, agar memiliki rasa cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban bagi Bangsa dan Negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara baik secara psikis maupun fisik.  Penegasan tersebut disampaikan oleh Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI GE. Supit, S.Sos, saat membuka Penataran Kader Bela Negara bagi Mahasiswa dan siswa SLTA tahun 2016 bertempat di lapangan upacara Dodikjur     Rindam VI/Mlw Jln. Mulawaraman Kel. Manggar Baru, Kec. Balikpapan Timur, Senin  16 Mei 2016.

Penataran Kader Bela Negara tersebut berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 16 s/d 19 Mei 2016 tersebut diikuti oleh 150 orang terdiri dari Mahasiswa dan Siswa SLTA dari Samarinda dan Balikpapan.

Lebih lanjut dalam amanat tertulis Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Benny Indra Puhjihastono, S.I.P. yang dibacakanan oleh Kasdam VI/Mlw menegaskan bahwa Penataran Kader Bela Negara Bagi Mahasiswa dan Siswa SLTA bertujuan untuk membangun watak dan karakter generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi negara.

Pemuda dan mahasiswa selalu memegang peranan penting dan penggerak dalam berbagai perubahan dan pembangunan sehingga tidak salah apabila kita menilai maju mundurnya suatu bangsa dapat diukur berdasarkan kemampuan pemudanya.

Mendasari pentingnya pembinaan potensi wilayah khususnya generasi muda melalui aspek pendidikan bela negara dengan maksud agar terwujud warga negara Republik Indonesia yang  mengerti, menghayati dan yakin untuk  menunaikan kewajibannya dalam upaya bela negara.

Dipenghujung amanatnya, Pangdam meminta kepada penyelenggara dan peserta penataran agar melaksanakan penataran ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Ingat, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya ditentukan oleh keseriusan penyelenggara semata akan tetapi partisipasi dan kesungguhan peserta juga menjadi faktor penentu yang sangat penting.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

150 Orang Dididik Jadi Kader Belanegara