TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

48 Calon Babinsa Diberi Pembekalan

18 Juli 2016 R

Bangka Tengah – Sebanyak 48 orang prajurit Bintara dan Tamtama yang baru masuk dan bertugas di Korem 045/Garuda Jaya diberi pembekalan tentang kemampuan pembinaan teritorial (Binter) Senin 18/07 ,di Aula Makorem.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Staf Korem 045/Gaya Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda dilanjutkan dengan pemasangan pita kepada pelaku dan pemasangan ban lengan kepada pembina pembekalan.

Kasrem dalam pengarahannya kepada peserta pembekalan mengatakan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk memberikan kemampuan ilmu Teritorial sekaligus orientasi terhadap satuan kewilayahan
kepada prajurit agar memegang teguh perintah dan petunjuk pimpinan serta loyal dan disiplin, sebagai prajurit jangan banyak mengeluh tetapi nikmati setiap tugas yang di berikan oleh Satuan ini.

Kepala Staf meyakinkan para calon Babinsa ini bahwa “rohnya TNI adalah masyarakat, oleh karena itu jangan menyakiti masyarakat tetapi bantu masyarakat yang dalam kesulitan selalu ulurkan bantuan secara cepat dan ikhlas” papar Kasrem.

Kesulitan masyarakat harus terdepan untuk memecahkan serta mengatasi kesulitannya serta setiap saat harus ada di tengah tengah masyarakat dimana selalu hadir di daerah binaannya. Tegas Kasrem.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Dinas Psikologi Kodam XII/Tanjungpura Kodam IV/Diponegoro Tips Kesehatan Dinas Penerangan Kodam IX/Udayana Kodam II/Sriwijaya
Sort by
JAKARTA, tniad.mil.id – Dandim 0736/Batang, Letkol Kav Henry Rudi J. Napitupulu bersama anggotanya, merangkul Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dari berbagai daerah melakukan wahana sport rapling di wisata air terjun Si Pitung. Tersebut disampaikan dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Batang,Jawa Tengah, Senin (18/2/2019). Diungkapkan Dandim, seperti diketahui lereng Gunung Prau yang berada di wilayah Kecamatan Bawang ternyata memiliki potensi wisata air terjun yang tak kalah menarik dibandingkan wisata lainnya di Jawa Tengah. “Adalah air terjun Si Pitung di Dukuh Mulyodadi, tak sekedar air terjun biasa, namun potensi itu bisa menjadi wahana sport rapling unggulan wisata Batang ke depannya,”ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, lokasinya yang berada di lereng gunung ini memiliki nuansa dan view alam yang sangat sejuk. Akses jalan pun cukup terjangkau, meski untuk sampai ke lokasi harus jalan kaki terlebih dahulu sekitar hampir 1 KM dari titik parkir kendaraan. “Namun, jangan khawatir usai jalan kaki sembari menikmati pemandangan alam di antara bukit hijau begitu sesampainya di lokasi. Rasa lelah pun terbayarkan dengan menyaksikan keindahan alam air terjun yang memiliki tinggi hampir 40 meter,”ucapnya. “Derasnya aliran air terjun Si Pitung, tak hanya dinikmati para wisatawan biasa saja. Namun, bisa dimanfaatkan sebagai ajang olahraga rapling dengan menyusuri aliran air yang terjun kebawah dari atas ketinggian tebing 40 meter menggunakan tali khusus,”tegas Hendry. Menurut Henry, saat baru kali pertama datang ke lokasi Air Terjun Si Pitung mengaku begitu senang dan tertantang melakukan sport rapling . “Tak hanya sekedar menikmati alam lereng gunung yang masih asri, tapi potensi alam ini bisa dimanfaatkan untuk olahraga panjat tebing,” sambungnya. Untuk mempromosikan wisata ini, Hendry mengajak Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dari berbagai daerah seperti Pemalang, Batang, Pekalongan, Tegal dan Semarang melakukan wahana sport rapling di wisata air terjun Si Pitung tersebut. Dijelaskannya, olahraga rapling juga banyak digemari kaum remaja. Sebab, di olahraga itu menguji andrenalin seseorang melakukan sport climbing . Terlebih, jalur yang dilewati berada di tengah-tengah derasnya arus air terjun. “Sangat asyik dan menyenangkan sekali, selain olahraga juga untuk hiburan menyalurkan hobi dengan sport climbing , apalagi berada di tengah-tengah tebing arus air terjun yang sangat deras. Andrenalin kita benar-benar tertantang,” tutur lelaki asal Medan ini. Hal senada disampaikan Joko Santoso wisatawan asal Pekalongan, mengaku takjub dengan view keindahan alam air terjun Si Pitung di lereng Gunung Prau Bawang. Meski belum begitu dikenal dan diketahui banyak orang, obyek ini nantinya bisa menarik wisatawan lokal maupun luar. “Lokasinya masih sangat virgin dan pemandangan alamnya sangat sejuk. Cocok untuk berwisata menghilangkan penat dan mencari hiburan di alam terbuka. Sehingga bisa menarik wisatawan lokal maupun luar, serta mampu menggerakkan perekonomian warga setempat,” pungkasnya. (Dispenad)
2019-02-18 13:51
Dispenad

1

Apa Target Anda?
2019-02-18 11:18
Dispenad

1

TNI AD Selalu di Hati Generasi Muda
2019-02-18 05:27
Dispenad

1

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

48 Calon Babinsa Diberi Pembekalan