TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Babinsa Belajar Budidayakan Ikan Nila

By 29 Jul 2016 06:43Kodam IV/Diponegoro
DSC_0785

Dalam rangka rangkaian kegiatan ketahanan pangan Kodim 0707/Wonosobo bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo mengadakan pelatihan pembudi dayaan ikan air tawar (Nila), Kamis(28/7). Diikuti seluruh Danramil jajaran Kodim 0707/Wonosobo yang masing-masing mengikutsertakan babinsanya sejumlah 5 orang babinsa mengikuti pelatihan yang di selenggarakan di Balai Budi Daya Ikan Air Tawar di Kenjer, Kertek.  pelatihan budidaya ikan nila dilaksanakan selama 2 hari meliputi teori dan praktek. Untuk teori dilaksanakan diaula makodim sedangkan Balai Budi daya ikan di Kertek.

Kapten Inf Sugeng Hariyanto selaku Perwira Seksi teritorial meyampaikan kepada seluruh peserta akan pentingnya pelatihan yang sedang dilaksanakan. Diantaranya kepentingan yang ada antara lain bisa di ambil hikmah pelatihan dari segi pengetahuan. Babinsa akan mengetahui cara-cara budi daya ikan air tawar, dari penyiapan kolam sampai ke pemijahan. Mengetahui jenis kelamin ikan yang akan di budi dayakan, sehingga mampu memberikan pencerahan kepada kelompok mina padi yang ada di desa binaan masing-masing. Bisa meningkatkan penghasilan bagi para babinsa selain dari gaji yang di dapat setiap bulan, sebagai penghasilan tambahan. Ilmu yang di peroleh dapat di kembangkan pada saat babinsa sudah memasuki masa pensiun. Sebagai ajang sosialisasi kepada warga binaan untuk membiasakan makan ikan karena di dalamnya terkandung protein hewani yang tinggi, di samping itu ikan tidak merupakan pantangan bagi penderita suatu penyakit, tandas Sugeng.

Ka UPT Balai Benih Ikan Paimun mengatakan program ini sangat menguntungkan bagi para babinsa di samping sebagai tambahan pengetahuan juga bernilai ekonomi. Bersamaan dengan kegiatan yang di adakan Kodim 0707/Wonosobo, datang 2 paket yang berisi 400 pejantan dan betina dari Balai Budi Daya Ikan Air Tawar Wanayasa Purwakarta. Pengiriman paket benih ikan dari Purwakarta untuk memenuhi pengembangan komoditas ikan di Jawa Tengah, yang berwarna hitam. Selama ini budi daya lebih banyak diambil dari Giyanti, Klaten dengan warna ikan nila merah dengan nama Pandu Kunti. Pembenihan dibutuhkan air yang cukup, sedang untuk pembesaran di butuhkan air yang besar. Selama ini nila merah merupakan komoditas eksport, dan permintaan dari kalangan menengah keatas sangatlah banyak, karena jenis ini mempunyai spesifikasi panjang dan gemuk. Manfaatkan lahan yang ada di mana para babinsa tinggal, sehingga budi daya ikan akan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi para babinsa sendiri, tambah Paimun.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Dinas Penerangan Kodam Iskandar Muda Kodam V/Brawijaya Kodam XVI/Patimura Kodam IX/Udayana
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Babinsa Belajar Budidayakan Ikan Nila