TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kodam IV/Dip Gandeng Walubi Atasi Katarak

By 22 Jul 2016 11:20Kodam IV/Diponegoro
22 Juli 2016 I

Dalam rangka menyambut hari ulang tahun TNI yang ke 71 bekerjasama dengan WALUBI( Perwakilan Umat Budha Indonesia) menyelenggarakan sosialisasi Katarak yang dilaksanakan di Kodim 0701/Banyumas, Kamis ( 22/7 ).

Kodim 0707/Wonosobo mengirimkan perwakilan 30 orang yang dipimpin Kapten Chb Mariyanto terdiri dari Dinas Kesehatan, Babinsa, Tokoh Agama, Aparat Desa, PPK, dan Pengemudi. Dari Kabupaten lain juga mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti sosialisasi yang terselenggara di Aula Kodim 0701/Banyumas.

Dalam sambutannya Wadandenkes Mayor Ckm Sutimin menyampaikan rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT TNI yang ke 71. Dengan kegiatan Bhakti Sosial Kesehatan yang bekerjasama dengan Walubi. Dari walubi memberikan target kepada penderita katarak sejumlah 2000 orang, yang akan di operasi. Jika melebihi dari jumlah penderita yang mendaftar, Walubi tetap bersedia melayani. Para peserta di harapkan menyimak dan mencermati penjelasan tentang katarak, sehingga dapat disosialisaikan kepada masyarakat agar ikut berobat. Tanggal 15,16 September 2016 di Kodim 0705/Magelang.Tanggal 17,19 September 2016 di RST dr Soedjono Magelang, Tanggal 21,22 September di Kodim 0701/Banyumas,dengan sasaran 2.000 orang penderita katarak.

Dr.Alan dan ibu Leni perwakilan Walubi membenarkan apa yang di sampaikan Mayor Ckm Sutimin, bahkan para peserta masih mendapat akomodasi dari Walubi . sosialisasi tersebut sekaligus memberitahukan kepada seluruh masyarakat khususnya yang menderita katarak, agar berobat dan mendaftarkan diri pada pelaksanaan operasi katarak yang akan digelar pada 15-25 September 2016 di RST Purwokerto dan RST Dr. Soedjono Magelang.

Namun, sebelumnya dilakukan pemeriksaan katarak pada 15-16 dan 21-22 September 2016 di Makodim 0701/Banyumas. “Ini merupakan bentuk dukungan kita terhadap program pemerintah, dan digelar untuk yang kesekian kalinya. Mudah-mudahan target 2.000 mata atau lebih dapat kita capai tahun ini,” kata Alan.

“Pada pelaksanaan operasi katarak nanti, kita bekerja sama dengan dokter spesialis mata didukung teknologi yang mampu melakukan penyembuhan penyakit katarak secara cepat,”ungkapnya. Katarak merupakan masalah sosial karena dampaknya cukup luas, baik terhadap sebuah keluarga ataupun daerah. Maka itu, operasi katarak cukup membantu, baik bagi pasien untuk melihat indahnya dunia, juga untuk membantu orangtua, saudara dan daerah.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kodam IV/Dip Gandeng Walubi Atasi Katarak