TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Rest Area Bima Sakti: Komitmen Yonif 132/Bima Sakti Untuk Membantu Para Pemudik Di Jalur Lintas Sumatera

By 12 Jul 2016 10:07Kodam I/Bukit Barisan
12 Juli 2016 C

Bangkinang (12/07/2016). Kegiatan Mudik pada hari raya Lebaran bagi umat muslim di Indonesia pada hakikatnya merupakan wadah untuk bersilaturahmi kepada orang tua dan sanak keluarga di kampung halaman. Sedemikian pentingnya arti Mudik bagi sebagian besar umat muslim maka Mudik seolah telah menjadi suatu tradisi yang wajib untuk dilakukan setiap tahun.

Selama musim Mudik Idul Fitri 1437 H / tahun 2016, Yonif 132/Bima Sakti merasa terpanggil untuk membantu para pemudik yang secara rutin melewati jalan lintas di depan asrama batalyon di Bangkinang, Riau. Oleh Danyonif 132/Bima Sakti Letkol Inf Nurul Yakin, MA panggilan kemanusiaan ini diwujudkan melalui pembukaan pos peristirahatan sementara bagi para pemudik di halaman parkir Masjid At Taqwa Yonif 132/Bima Sakti. Untuk memudahkan para pemudik dalam mengingatnya, pos peristirahatan sementara tersebut diberi nama “Rest Area Bima Sakti”, yang diambil dari nama batalyon itu sendiri. Kegiatan ini murni berorientasi sosial (non-profit oriented) dan dilaksanakan selama puncak musim Mudik, khususnya pada periode dimana volume arus mudik mengalami peningkatan secara signifikan yaitu mulai Hari H – 5 s.d. H + 5 Lebaran. Selain memenuhi panggilan kemanusiaan, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program pembinaan teritorial Yonif 132/Bima Sakti untuk senantiasa membantu masyarakat sekitar dalam segala hal, termasuk dalam aktivitas Mudik.

Pemilihan Masjid At Taqwa Yonif 132/ Bima Sakti sebagai lokasi Rest Area Bima Sakti bukanlah tanpa alasan yang kuat. Lokasi Masjid yang berada tepat di pinggir jalan lintas Pekanbaru – Payakumbuh diyakini memiliki nilai strategis tersendiri bila dilihat dari sudut pandang para pengguna jalan. Faktor lain yang mendukung bahwa area tersebut memang selama ini telah menjadi tempat persinggahan tetap bagi sebagian pemudik tradisional. Meski kerap disinggahi para pemudik setiap tahun namun area tersebut belum pernah dikelola secara terpadu. Berbagai fasilitas yang ada disana sebenarnya merupakan fasilitas pendukung Masjid At Taqwa Yonif 132/ Bima Sakti seperti lapangan parkir, toilet dan lain-lain, serta tidak dikhususkan bagi para pemudik semata.

Untuk mendukung lokasi tersebut sebagai Rest Area terpadu maka dilakukan peningkatan terhadap beberapa fasilitas yang ada. Peningkatan tersebut diantaranya melalui pendirian tenda-tenda serbaguna yang dilengkapi dengan meja-kursi atau balai-balai sebagai tempat beristirahat para pemudik. Selain sebagai tempat beristirahat, sebagian tenda tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berjualan. Beberapa vendor komunikasi dan otomotif juga secara sukarela menawarkan diri untuk ikut membantu melayani kebutuhan para pemudik. Peningkatan fasilitas juga meliputi pemasangan lampu-lampu penerangan, rambu-rambu dan marka jalan tambahan untuk meningkatkan keamanan berkendara bagi para pemudik baik yang singgah ataupun melintas. Untuk mencegah lokasi Rest Area menjadi titik kemacetan baru maka ditempatkan beberapa petugas parkir dan Provost Yonif yang bertugas selama 1 x 24 jam.

Beberapa pemudik yang ditemui dilapangan menyatakan rasa terima kasih mereka atas pembukaan fasilitas Rest Area Bima Sakti tersebut. Kehadiran Rest Area ini secara nyata telah sangat membantu para pemudik dalam melaksanakan aktivitas Mudik mereka. Kesan yang dapat ditangkap dari mereka bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan oleh karenanya agar terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Akan halnya fasilitas yang ada di Rest Area saat ini mereka berharap agar dapat terus ditingkatkan demi menambah kenyamanan para pemudik kedepan. (NY)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Puspen TNI Kodam Iskandar Muda Kostrad Kodam V/Brawijaya Kodam II/Sriwijaya Kodam XVII/Cenderawasih Kodam Jaya Kodam IV/Diponegoro
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Rest Area Bima Sakti: Komitmen Yonif 132/Bima Sakti Untuk Membantu Para Pemudik Di Jalur Lintas Sumatera