TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Danrem Ingatkan Ancaman Nyata Bagi Generasi Muda dan Bangsa Indonesia

By 25 Aug 2016 09:26Kotama, Kodam Iskandar Muda
850620230_22525-11-1000×600

LHOKSEUMAWE – Ancaman terhadap bangsa kini begitu nyata di era global ini, jangan terlena dan terbawa arus globalisasi oleh karenannya, sebagai generasi muda bangsa harus senantiasa waspada dan siap menghadapi serta menangkal dan menyaring segala arus global bagi kepentingan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH, melalui Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 011/Lilawangsa, Mayor Inf Yogi Bahtiar, dihadapan 3.514 mahasiswa baru saat mengisi materi wawasan kebangsaan pada Pengenalan Mahasiswa Baru (Pamaba), bertempat di Halaman Kampus Universitas Malikussaleh (Unimal), Lhokseumawe, Selasa (23/8/2016).

Yogi Bahtiar menambahkan, tidak ada kata terlambat dalam membentuk karakter diri yang berkebangsaan, oleh karenanya jadilah generasi berwawasan, dedikasi serta kepribadian pancasila, karena kedepan kalianlah yang akan menjadi pemimpin di negeri Indonesia ini, generasi yang akan menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, pahami dan tekuni selama mengikuti pembelajaran di kampus, dan jangan hanya mengambil gelar atau titel semata, jadilah generasi muda yang dapat dijadikan sebagai contoh bagi masyarakat, mampu berpikir, mampu memberikan solusi, serta mahasiswa yang mempunyai wawasan yang luas.”Jangan lengah, karena kelengahan itu adalah kelemahan, dan kelemahan itu adalah kekalahan, serta kekalahan adalah penderitaan. sehingga kita akan hancur.”

Pedomani bahwa Idiologi kita yaitu Pancasila, karena didalam Pancasila telah di atur Cara kehidupan beragama, bersosialisasi, bernegara, berdemokrasi dan merupakan tujuan bangsa Indonesia terdapat pada butir Kelima, yaitu Keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia, dari itu kita harus berpegang teguh dan di amalkan.

Apa lagi pada saat ini, generasi muda kita dalam ancaman kerisis moral, yaitu melalui pengaruh narkoba, adu domba sesama, serta paham-paham radikan dan komunis dihidupkan, dengan lemahnya generasi muda maka pihak ketiga akan mudah untuk mewujudkan tujuannnya yaitu memecah belah dan menghancurkan negara Indonesia kemudian menguasai bangsa kita.

Dijelaskannya, saat ini TNI Kotama Kodam Iskandar Muda, khususnya yang berada dijajaran Korem 011/Lilawangsa, bersama pemerintah daerah dan masyarakat Provinsi Aceh terus berupaya dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui program upsusu swasemabda pangan.

TNI bersama dinas pertanian terus memeberikan pendampingan terhadap petani, TNI AD dengan Kementerian pertanian telah membuat MoU untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian dengan pencapaian swasembada pangan. Terbukti pada kuartal II, data Kementan berhasil menunjukan peningkatan hasil pertanian sebesar 5,18 %, hal ini merupakan wujud tanggung jawab TNI secara seriun untuk bersama pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional dan penigkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Apridar, SE., M.SI, melalui Kapala Bagian (Kabag) Kemahasiswaan dan juga selaku panitia mengatakan, dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran serta kehidupan di kampus, maka diperlukan adanya program kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.

Selain itu, Pengenalan Mahasiswa Baru (Pamaba), merupakan program yang dijalankan oleh institusi, dalam kepanitian melibatkan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa, yang difokuskan pada proses pendewasaan dan pembelajaran, tertib dan tidak ada kekerasan fisik atau mental, dengan tujuan akan pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab dan tanguh.

Adapun materi yang diberikan ke pada Pengenalan Mahasiswa Baru (Pamaba), nantinya, antaralain: menyangkut tentang pengenalan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Pendidikan tinggi di Indonesia, Akademik di Perguruan Tinggi, Pengenalan Nilai Budaya, Etika dan Karakter, Organisasi dan kegiatan Kemahasiswaan, Layanan mahasiswa dan persiapan penyesuaian diri di perguruan Tinggi. Jelas Syarifudin, ST, MT.

“Tahun ini, Kampus Unimal menerima mahasiswa baru sebanyak 3.514 orang, dan bukan hanya berasal dari Aceh, tetapi dari seluruh Daerah yang ada di Indonesia, termasuk dari adik mahasiswa Asal Papua sebanyak Sembilan Orang,”

Kegiatan mahasiswa baru tersebut dihadiri, Pembantu Rektor III, Dr. Tgk. Anwar, ST, M.Ag. MT, yang juga sebagai tanggung jawab kegiatan dan pemberi materi tentang etika/akhlak, keilmuan, kejujuran dan hak dan kewajiban mahaasiawa, Pembantu Rektor II Dr. Hendra Raja, M. SI. AK. CA, serta para panitia pelaksana Pemaba tahun 2016.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Danrem Ingatkan Ancaman Nyata Bagi Generasi Muda dan Bangsa Indonesia