TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kisah Pertemuan Prajurit TNI dengan Tentara PNG di Perbatasan

By 09 Sep 2016 11:01Kostrad
perbatasan

Merauke, (Rabu, 07/09/2016), – Kehadiran 12 tentara PNG di pintu gerbang perbatasan MM.13 Sota, Merauke bersama dengan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/Padmakusuma yang bertugas di Pos Sota, merupakan wujud keseriusan hubungan kerja sama dan persahabatan yang erat antara prajurit TNI dan Tentara Papua Nugini yang bertugas di Pos Weam, PNG.

Wadan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/Padmakusuma Mayor Inf Ari Iswoyo Timor menyampaikan bahwa tujuan pertemuan tersebut adalah untuk lebih mengintensifkan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang baik antara kedua belah pihak demi terwujudnya ketertiban dan keamanan bersama dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan negara di wilayah perbatasan kedua negara (Republik Indonesia dan PNG).

Dalam pertemuan tersebut ada dua hal yang menjadi kesepakatan kedua belah pihak, yaitu Pertama, apabila ada Warga Negara Indonesia (WNI) maupun warga negara PNG sebagai pelintas batas tanpa dilengkapi dokumen resmi (imigran ilegal), maka tidak diizinkan masuk ke wilayah negara tujuan. Kedua, dalam waktu dekat akan direncanakan patroli bersama untuk pengecekan patok-patok perbatasan kedua negara.
Komandan Pos Weam Sgt. Aisi Jemmy merasa sangat senang dan terkesan atas sambutan anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/PK. Bahkan, tentara PNG berkesempatan menikmati hidangan makan siang dan minuman Ransum TNI (FD-3) di perbatasan RI-PNG.
“ I want to bring it for my commander,” canda Jeremy, prajurit PNG.

Pertemuan tersebut membawa kesan tersendiri bagi semua prajurit yang larut dalam tawa dan canda selama percakapan. Walaupun terbata-bata dalam Bahasa Inggris bercampur Bahasa Indonesia, percakapan di antara mereka terasa begitu akrab. (Satgas Pamtas RI-PNG)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kisah Pertemuan Prajurit TNI dengan Tentara PNG di Perbatasan