TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

KODAM III/SILIWANGI GELAR “GERAKAN TANAM SERENTAK”

By 16 Sep 2016 13:49Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Pencetakan lahan sawah baru di Jawa Barat, khususnya di Ka­bupaten Sumedang, terkendala sulitnya mencari lahan yang lu­as. Akibatnya, rencana Kementerian Pertanian untuk men­cetak lahan sawah baru di Jawa Barat dengan lahan yang sangat luas, tak terwujud.

Awalnya,  Kementerian  Perta­nian  tahun  ini  menargetkan  mencetak  lahan  sawah  baru   di wilayah Jawa Barat seluas 6.000 hektare. Dari lahan seluas itu, sebagian besar berlokasi di wilayah Kabupaten Sumedang yakni 5.800 hektare.

Karena sulit mencari lahan sehamparan yang luas dan datar sehingga Jawa Barat hanya mampu  mencetak lahan sawah baru seluas 500 hektare. Dari la­han seluas itu, Kabupaten Su­medang kebagian 300 hektare, ujar Kepala Staf Kodam (Kasdam) III/Siliwangi Brigjen TNI Wuryanto disela-sela ‘Gerakan Tanam Serentak’ di Desa Tegalmanggung, Kecamat­an Cimanggung, Kamis (15/09/2016).

Acara itu bertema ‘Melalui Gerakan Tanam Serentak di Lokasi Cetak sawah Wilayah Kodam III/Siliwangi, Kita Wu­judkan Swasembada Pangan Nasional’. Kegiatan itu merupa­kan program Kementerian Per­tanian bersama TNI untuk me­nyukseskan ketahanan pangan nasional.

Hadir di antaranya Dandim 0610/Sumedang Sri Welyanto, Kapolres Sumedang Agus Iman Rifa’i, Sekda Sumedang Zaenal Alimin, Ke­pala Dinas Pertanian, Peternak­an dan Perikanan Yosep Suhayat, sejumlah kelompok tani de­sa setempat, serta tamu undang­an penting lainnya.

Menurut Kasdam, kendala terbatasnya lahan yang luas un­tuk pencetakan lahan sawah baru tersebut dampak dari ter­jadinya alih fungsi lahan pro­duktif yang cukup tinggi.  Bah­kan, alih fungsi lahan tersebut berlangsung cepat dengan lahan yang begitu luas.

Kepala Dinas Pertanian, Pe­ternakan dan Perikanan Kabu­paten Sumedang Yosep Suhayat tak memungkiri, berdasarkan foto udara, Kabupaten Sume­dang memang berpotensi untuk pencetakan lahan  sawah  baru  hingga  seluas  7.000 hektare. Upaya itu dinilai penting. Pasal­nya, imbas pembangunan Wa­duk Jatigede, Kabupaten Sume­dang kehilangan lahan produk­tif sekitar 3.000 hektare. Itu sebabnya pencetakan lahan sa­wah baru di Jawa Barat sebagi­an besar berlokasi di Sume­dang, katanya.

Hanya kondisi lahan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sumedang, berada di daerah pegunungan sehingga pen­cetakan lahan sawah baru se­luas itu terkendala sulitnya ak­ses alat berat ke lokasi. Akibat­nya, Jawa Barat hanya mampu mencetak lahan sawah baru seluas 550 hektare.  (Sumber: HU Pikiran Rakyat)

 

 

 

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KODAM III/SILIWANGI GELAR "GERAKAN TANAM SERENTAK"