TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Lebih Baik Mempunyai 1.000 Teman Daripada Satu Musuh

By 21 Sep 2016 13:54Puspen TNI
21-September-2016-E

Jakarta, (20 Sember 2016) – “Hubungan kerja sama militer yang telah lama dan terjalin dengan baik selama ini perlu kita tingkatkan bagi Indonesia, lebih baik mempunyai 1000 teman daripada satu musuh.

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Pakistan Jenderal Rashad Mahmood, NI (M) di Ruang Tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (20/9/2016).

Kunjungan kehormatan Pangab Pakistan ke Mabes TNI merupakan kelanjutan kunjungan sebelumnya, sejak tahun 1996 lalu. Dalam kunjungan kali ini, Pangab Pakistan didampingi oleh Dirjenopsren Pakistan Mayjen Musarrat Nawaz Malik, Koorspri Pangab Pakistan Brigjen Muhammad Aqeel dan Athan Pakistan Kolonel Muhammad Shahid Siddeeq.

Menyikapi arti pentingnya kerjasama untuk menghadapi potensi ancaman global dan regional, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menginginkan adanya sinergitas positif antar kedua angkatan bersenjata.

“Kita perlu menindaklanjuti dan bisa merumuskan bagaimana kerjasama selanjutnya dalam menghadapi kondisi kompetisi sekarang ini, situasi selalu berubah-rubah sehingga diperlukan suatu kerjasama yang lebih terintegrasi,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan, dalam mengimplementasikan peningkatan kualitas kedua angkatan bersenjata dan mewujudkan perdamaian dunia, diperlukan adanya sumber daya yang andal melalui interaksi pendidikan dan latihan bersama.
“TNI memiliki tempat pusat Peacekeeping sebagai sarana pendidikan dan latihan. Saya telah melakukan kunjungan ke Lebanon, pasukan Pakistan disana sebagai salah satu penyumbang pasukan cukup besar di PBB dan ini perlu ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Kerjasama kedua Angkatan Bersenjata memiliki nilai manfaat dihadapkan dengan banyaknya persamaan kondisi ancaman dan tantangan yang dihadapi dalam perkembangan lingkungan strategis.

“TNI juga menggunakan F-16, jadi bisa latihan bersama-sama dan ditingkatkan serta perlu adanya sharing informasi dalam mengatasi aksi terorisme, karena aksi terorisme tidak bisa diprediksi,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas bantuan kemanusiaan negara Pakistan saat gempa bumi dan Tsunami di Aceh tahun 2004 yang lalu. Negara Pakistan juga memberikan bantuan saat Gempa Bumi di Aceh, bantuan pada saat itu benar-benar diperlukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Aceh dan sangat bermanfaat.

Sementara itu, Pangab Pakistan mengatakan, bahwa peran Indonesia di kawasan ASEAN sangat penting sekali dan hal ini yang mendasari Pakistan menginginkan kerjasama dalam berbagai bidang.

“Indonesia mampu meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran dan keamanan di kawasan Asean dan pada forum-forum lainnya, kami mengharapkan adanya kerjasama yang lebih luas dan status penuh dialog antara kedua pihak,” ucap Jenderal Rashad Mahmood.

Pangab Pakistan menyampaikan, bahwa untuk meningkatkan kerjasama kedua Angkatan Bersenjata, TNI dan Angkatan Bersenjata Pakistan telah menandatangani kesepakatan kerjasama yang mencakup di bidang pertahanan dalam dua tahun terakhir ini.

Harapanya pertemuan ini merupakan refleksi dalam meningkatkan dan melanjutkan hubungan kerjasama yang baik. Salah satu wujud dari meningkatkan kerjasama ini adalah dilakukannya kerjasama pertahanan antara kedua Angkatan Bersenjata dalam bentuk Joint Working Group (JWG) serta dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Negara Pakistan memberikan rasa hormat kepada seluruh Anggota TNI dan negara Indonesia dalam mendukung Pakistan di Asean dan saat bencana.

“Indonesia yang selalu terdepan dalam memberi bantuan kepada warga kami, terutama pada saat dilanda oleh gempa bumi, ingatan tersebut merupakan nilai yang penting bagi kami, sehingga hal itu membuat kami berpikir baik dengan Indonesia,” ujar Jenderal Rashad Mahmood.

Hadir pada cara tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Agus Supriyatna, Wakasal Laksdya TNI Arie H. Sembiring, Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, Para Asisten Panglima TNI, Kabais TNI dan Kapuspen TNI. (Puspen TNI)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Lebih Baik Mempunyai 1.000 Teman Daripada Satu Musuh