TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Panglima TNI : Sportivitas Merupakan Kemurnian dari Prestasi

By 19 Sep 2016 16:00Berita Satuan
31

(Puspen TNI). Filosofi karate harus di pegang teguh agar lahir para Karateka yang disiplin, jujur, percaya diri dan kuat untuk mencapai prestasi. Ingat sportivitas merupakan kemurnian dari sebuah prestasi olahraga. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka Kejuaraaan Nasional Karate PON XIX Tahun 2016 di Gedung Sabuga ITB, Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/9/2016).

“Semangat, disiplin dan kejujuran seorang Karateka pada saat bertanding akan memperkuat percaya diri. Secara tidak sadar akan mengeluarkan kekuatan fisik yang dahsyat, yang terkadang tidak dapat dicerna secara akal sehat,” tegas Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, nilai-nilai filosofi karate, bagi setiap atlet karate harus menjadi jati diri para Karateka, baik pada saat bertanding maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan harapan kepada para peserta Kejurnas PON XIX yang mewakili provinsi, “Tujuan pertandingan bukan mencari kemenangan, tetapi sportivitas adalah tujuan utama,” ungkapnya

“Semoga penyelenggaraan Kerjurnas PON XIX  berjalan lancar, aman dan sukses serta melahirkan para Karateka Nasional sebagai modal dalam meraih prestasi di tingkat Internadional,” demikian disampaikan Panglima TNI mengakhiri sambutannya.

Pertandingan karate Kejurnas PON XIX, terbagi dalam 17 Kelas yaitu 9 kelas putra antara lain Under 55 kg, under 60 kg, under 67 kg, under 75, under 84 kg, over 84 kg, Beregu Kumite, Perorangan Kata dan Beregu Kata. Sedangkan 8 kelas putri yaitu Under 50 kg,  Under 55 kg, Under 61kg,  Under 68 kg, Over 68 kg,  Beregu Kumite, Perorangan Kata dan Beregu Kata.

Disamping itu, pertandingan nomor Kata Perorangan Putra dan Putri serta di Kumite Kelas Under 84 kg Putra dan Over 84 kg Putri dilaksanakan pada hari pertama.

Adapun Kejurnas PON XIX cabang karate diikuti oleh 31 Kontingen, terdiri dari 214 orang atlet, meliputi perwakilan dari Maluku, Papua, Papua Barat, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Bangka Belitung, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Lampung, Kalimantan Utara, Banten, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Bali dan Jawa Barat.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Panglima TNI : Sportivitas Merupakan Kemurnian dari Prestasi