TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Tingkatkan Hubungan Diplomatik, Indonesia – Inggris adakan Pertemuan Bilateral

By 13 Sep 2016 09:00Puspen TNI
WhatsApp Image 2016-09-13 at 07.41.06

(Puspen TNI. Senin, 12 September 2016). Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri bilateral meeting dengan Admiral Sir Philip Jones KCB ADC, First Sea Lord and Chief of Naval Staff United Kingdom disela-sela kegiatan The 2016 Annual Chiefs of Defense (CHOD) Conference di Filipina baru-baru ini.

Pada kesempatan tersebut Kasum TNI menyampaikan bahwa, hubungan diplomatik kedua negara dibuka pada tahun 1949. Selama ini dapat terbina dan telah diwujudkan melalui pembentukan UK-Indonesia Partnership Forum (joint statement antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Tony Blair mengenai Indonesia and the UK: towards a modern and dynamic partnership) pada kunjungan PM Tony Blair ke Indonesia, Maret 2006.

“Indonesia memandang Inggris sebagai negara yang mendukung proses reformasi dan demokratisasi sejak tahun 1998, dan juga menilai Inggris sebagai negara yang memiliki peranan penting dalam percaturan politik global,” kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Lebih lanjut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan bahwa, saat ini hubungan kedua negara termasuk kerja sama bidang pertahanan dan militer sudah sangat baik dan terus meningkat. Peningkatan dari wujud kerja sama ini telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani oleh Menhan kedua negara pada tanggal 1 November 2012 di London.

“Dokumen kesepakatan kerja sama ini diharapkan dapat terus mendasari terciptanya peluang peningkatan kerja sama militer dan pertahanan kedua negara yang lebih baik di masa-masa mendatang,” ujar Kasum TNI.

Dalam perkembangannya hubungan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan dan militer, menurut Kasum TNI telah menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan, yang ditandai dengan adanya kerja sama militer dalam bidang pendidikan, pelatihan, industri pertahanan dan saling kunjung pejabat tinggi militer kedua negara. Selain itu terjadi juga, pertukaran kunjungan Kapal Angkatan Laut kedua negara, seperti KRI Dewaruci yang berkunjung ke Inggris dalam rangka tall ships races pada Agustus 2010 dan HMS Richmond yang berkunjung ke Indonesia dalam rangka informal visit pada Mei 2011.

Pada kesempatan tersebut Kasum TNI juga menyampaikan saat ini, TNI telah menerima tiga kapal perang jenis Multi Role Light Frigate (MRLF) buatan British Aerospace Engineering (BAE).

“Pembelian ini, merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan PM Inggris Cameron pada 11 April 2012 tentang kerja sama di bidang industri pertahanan,” imbuh Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Kondisi ini menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, merupakan bentuk kepercayaan pemerintah Inggris sebagaimana disampaikan PM Cameron bahwa negara-negara demokratis dan bertanggung jawab, seperti indonesia, mempunyai hak untuk mempertahankan diri dan membeli peralatan yang diperlukan.

Diakhir pertemuannya Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan, ucapan terima kasih atas terlaksananya pertemuan Bilateral ini, yang telah menghasilkan ide-ide peningkatan kerja sama militer yang briliant dan signifikan.

“Pertemuan ini tentunya akan menjadi momentum yang baik dalam upaya meningkatkan kerja sama pertahanan dan militer kedua negara, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan bersama di kawasan  regional, dan dapat berkontribusi bagi peningkatan hubungan baik kedua negara,” pungkas Kasum TNI.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Tingkatkan Hubungan Diplomatik, Indonesia - Inggris adakan Pertemuan Bilateral