TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Yonif Raider 509/Kostrad Buat Bangga Masyarakat Jember

By 17 Sep 2016 15:11Berita Satuan
IMG-20160917-WA0014

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2/Kostrad Brigjen TNI Benny Susianto menerima Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 509/Kostrad. Satgas dipimpin oleh Letkol Inf Beny Setiyanto telah mengakhiri tugasnya di Bumi Cenderawasih, Jumat (16/09/2016).

Sebanyak 470 prajurit Satgas Yonif 509, diangkut menggunakan KRI Teluk Parigi Nomor Lambung 539 milik TNI AL. Kemudian kapal sandar di Pelabuhan Ujung Kolinlamil TNI AL, Surabaya.
Dalam pengarahannya, Pangdivif 2/Kostrad menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh personel Satgas Yonif Raider 509/Kostrad yang dinilai telah sukses melaksanakan tugasnya di wilayah Papua dan Papua Barat. Pangdivif juga mengucapkan selamat kepada seluruh perwira Satgas Yonif Raider 509 Kostrad yang telah berhasil memimpin anggotanya selama melaksanakan penugasan kurang lebih 10 bulan. Pandivif juga berpesan kepada seluruh Satgas Yonif Raider 50/ Kostrad untuk terus berbuat yang terbaik karena keberhasilan satu prajurit Kostrad pangkat terendah pun akan mengharumkan seluruh jajaran Kostrad dan TNI, begitu juga sebaliknya, kegagalan satu prajurit akan mempermalukan segenap anggota TNI.

Selanjutnya, seluruh prajurit Satgas Yonif Raider 509/Kostrad harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini jikalau ada prajurit yang tertular penyakit setelah melaksanakan penugasan. Seperti kita ketahui bersama bahwa daerah penugasan Papua merupakan daerah endemik penularan penyakit malaria. Menurut Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan, dari hasil tes yang telah dilaksanakan tidak ditemukan satupun prajurit yang terjangkit malaria. Melihat hasil pemeriksaan kesehatan ini, Kepala Staf Brigade Infanteri (Kasbrigif) 9/Kostrad Letkol Inf Wahyu Dili Yudha Irawan menyampaikan rasa salutnya saat memberikan pengarahan pada upacara penyambutan yang dilaksanakan di Mako Yonif Raider 509/Kostrad di Jember. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopindo Kabupaten Jember. Satgas Yonif Raider 509/Kostrad adalah satgas pertama yang kembali dengan nol persen tertular penyakit selama bertugas di wilayah Bumi Cendrawasih. Kasbrigif memandang prestasi ini dapat terwujud karena disiplin prajurit Satgas Yonif Raider 509/Kostrad dalam setiap pelaksanaan kegiatannya.

Keesokan harinya tanggal 16 September 2016, sebagai tradisi dari Batalyon Infanteri Raider 509/Kostrad yang telah dilaksanakan selama turun-temurun. Setiap kembali dari pelaksanaan tugasnya, seluruh prajurit Satgas Yonif Raider 509 Kostrad melaksanakan konvoi berjalan kaki mengelilingi Kota Jember.Tujuannya memberitahukan kepada seluruh warga Jember bahwa para prajurit kesayangan dan kebanggaannya telah kembali dari medan tugas membawa keberhasilan. Setelah melaksanakan konvoi, Danyon Raider 509/Kostrad Letkol Inf Beny Setiyanto mengajak seluruh prajuritnya untuk bersyukur atas segala rahmat yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Sebanyak 470 orang prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonif Raider 509 Kostrad dapat kembali ke satuan dalam lengkap, sehat dan selamat. Danyon juga berterima kasih kepada seluruh prajuritnya yang telah dengan sepenuh hati melaksanakan penugasan selama kurang lebih 10 bulan di Papua terpisah jauh dari sanak keluarganya.

Danyon juga menjelaskan tentang kegiatan yang dilaksanakan Satgas Yonif Raider 509/Kostrad di wilayah penugasan mulai dari Sorong, Manokwari, Enarotali sampai dengan Puncak Jaya. Dimana Satgas Yonif Raider 509 Kostrad tidak hanya melaksanakan tugasnya mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Juga melaksanakan kegiatan membantu Pemerintah Daerah setempat serta menggelar kegiatan bidang territorial dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Selama melaksanakan penugasannya di Papua, Satgas Yonif Raider 509/Kostrad telah berkali-kali berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan botol minuman keras dengan nilai ratusan juta rupiah. Selain itu Satgas Yonif Raider 509/Kostrad juga membentuk kelompok-kelompok tani dalam rangka mendukung program Presiden Jokowi untuk mencapai swasembada dan ketahanan pangan.

“Tidak hanya sampai disitu, anggota Satgas Yonif Raider 509 Kostrad juga melakukan pendekatan kepada para mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) guna membujuk dan menggalang mereka agar berhenti memberontak dan kembali ke pangkuan NKRI,” tutup Danyon.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Yonif Raider 509/Kostrad Buat Bangga Masyarakat Jember