TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Jangan Ragukan Senjata Buatan Anak Bangsa

By 23 Oct 2016 11:33Puspen TNI
9S1PUSPEN

Kita jangan ragu dengan senjata buatan anak bangsa, karena dengan senjata produksi dalam negeri tersebut para prajurit TNI bisa menjadi nomor satu di dunia, seperti pada kejuaraan menembak internasional AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting) beberapa waktu lalu di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia, berhasil mengalahkan negara-negara besar, seperti Amerika, Inggris, Australia dan Tiongkok.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada awak media usai menghadiri Pembukaan Lomba Menembak Brimob Anniversary Shooting Championship Open Tunament (Bascot) ke-5 tahun 2016, di Lapangan Tembak Hoegeng Imam Santoso, Mako Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Sabtu (22/10/2016).

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, TNI secara berturut-turut dapat meraih juara satu dengan menggunakan senjata buatan anak bangsa. “Senjata Pindad ini di dalam negeri tidak begitu terkenal tetapi di luar negeri begitu diperhitungkan, sehingga sekarang yang di produksi oleh Pindad banyak di pesan oleh negara-negara lain termasuk Afganistan,” jelasnya.

“Saya tidak mengijinkan lagi pasukan TNI untuk membeli senjata organik dari luar negeri, tetapi harus membeli produksi dalam negeri, kecuali pasukan khusus dan kegiatan khusus,” tegas Panglima TNI.

Terkait kejuaraan Lomba Menembak Bascot ke-5 tahun 2016, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, kejuaraan menembak ini adalah suatu momentum yang bagus karena merupakan ajang yang positif, sekaligus sebagai pengembangan teknik menembak bagi petembak-petembak senior. “Kejuaraan ini merupakan salah satu ajang untuk melihat kemampuan mereka yang telah berlatih di satuan masing-masing dan diuji coba disini sampai dimana kemampuannya,” ujarnya.

Kejuaraan menembak Bascot ke-5 tahun 2016 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 Korps Brimob diikuti oleh para petembak dari Polri, TNI, Perbakin dan para pencinta olahraga menembak dari seluruh Indonesia, dengan mempertandingkan Pistol Precision Eksekutif Pati, Big Bore untuk versi Tembak Berburu, Pistol Precision untuk versi tembak sasaran, IPCS dan Non IPCS untuk versi tembak reaksi dan Air Rifle Multirange.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Danpom TNI Mayjen TNI Dodik Wijanarko, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, Danpuspomad Mayjen TNI Dedy Iswanto, Danpuspomal Laksma TNI Muchammad Richad dan Ketua Umum PB. Perbakin Bambang Trihatmodjo. (Puspen TNI)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Jangan Ragukan Senjata Buatan Anak Bangsa