TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

TMMD Bantu Percepatan Pembangunan Desa

By 07 Oct 2016 12:27Kodam II/Sriwijaya
bra-2-S1-tmmd

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 tahun 2016 yang sudah dimulai sejak tanggal 20 September 2016 lalu dan saat ini, Rabu (5/10/2016) telah memasuki separuh waktu dari 30 hari waktu yang dialokasikan.

Program TMMD ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, dan kondisi juang dan memantapkan Kemanunggalan TNI – Rakyat serta menjadi terobosan yang sangat efektif, efisien dan produktif dalam akselerasi pembangunan desa.

Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar, S.IP., menjelaskan bahwa di wilayah Kodam II/Swj, program TMMD dilaksanakan di enam kabupaten. Memasuki hari ke-15, program TMMD di enam wilayah Kodam II/Swj rata-rata telah mencapai kemajuan pembangunan fisik rata-rata sebesar 55,5 %.

Dijelaskan oleh Kapendam II/Swj bahwa program TMMD di wilayah Kodim 0423/Bengkulu Utara, yang berupa pembukaan dan pembuatan jalan penghubung, gorong-gorong, pembuatan jembatan dan pembuatan pos kamling, sudah mencapai kemajuan rata-rata 35 %. Sedangkan di wilayah Kodim 0416/Bute dengan kegiatan fisik berupa pembuatan jalan baru, box culver, jembatan, gorong-gorong, jamban keluarga, rehap masjid dan gedung olahraga sudah mencapai kemajuan rata-rata 65,1 %.

Di wilayah Kodim 0421/Lampung Selatan, dengan kegiatan fisik berupa pembuatan badan jalan dan jembatan, rata-rata telah rampung 46 %. Sedangkan, di wilayah Kodim 0424/Tanggamus Kab. Tanggamus, berupa pembukaan badan jalan, pembuatan siring kanan kiri jalan, pembuatan jembatan sementara, dan pengerasan jalan dengan sirtu, telah mencapai rata-rata 63,25%.

Untuk wilayah Kodim 0404/Muara Enim, dengan kegiatan fisik berupa pembuatan jalan, plat dekker, rehap mushola, pembuatan MCK, pos kampling, rehap TPA dan sumur bor telah selesai rata-rata 73,2 %. Sedangkan di wilayah Kodim 0414/Belitung Timur dengan sasaran pembuatan akses jalan dan pembuatan serta pemasangan plat dekker telah selesai rata-rata 50,25 %.

Kapendam II/Swj juga menambahkan bahwa SatgasTMMD di masing-masing wilayah dengan kekuatan 150 prajurit ini diwajibkan untuk tinggal di rumah warga masyarakat dan hidup bersama-sama masyarakat. “Dengan tinggal bersama masyarakat, prajurit TNI dapat ikut merasakan suka duka sebagai layaknya sebuah keluarga, sehingga dapat menyelami dan memahami kehidupan setiap penduduk secara nyata, sehingga terjalin hubungan kekeluargaan yang menjadi pilar utama kemanunggalan TNI rakyat’, tandas Kapendam II/Swj.

Selain kegiatan fisik, sambung Kapendam, juga dilaksanakan pembangunan non fisik, seperti penyuluhan bela Negara, Kamtibmas, pertanian, perkebunan, kesehatan, kehutanan, narkoba dan lain sebagainya, yang merupakan hasil kerjasama dengan Dinas/Instansi yang ada di daerah. (Pendam 2)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TMMD Bantu Percepatan Pembangunan Desa