TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

TNI AD Tampilkan Hasil Inovasi Prajurit Dalam Pameran Indo Defence 2016

By 02 Nov 2016 12:11Dinas Penerangan
DEA_5975

TNI Angkatan Darat berpartisipasi dalam ajang pameran industri pertahanan berskala internasional atau lebih dikenal dengan Indo Defence 2016 Expo & Forum yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI yang dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 2-5 November 2016.

Pameran Indo Defence 2016 Expo & Forum dibuka oleh Wakil Presiden RI Yusuf Kalla didampingi Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, bertempat di Hall C1 JIExpo Kemayoran Jakarta, Rabu (2/11).

Dalam sambutannya Wapres menyampaikan, pameran ini digelar dalam rangka meningkatkan hubungan antar negara dibidang pertahanan.

Sementara Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal (Pur) Ryamizard Ryacudu menyampaikan, pameran Indo Defence merupakan pameran internasional yang di laksanakan setiap dua tahun sekali. “Pameran Indo Defence tahun 2016 adalah pameran yang ke-7 sejak pertama kali digelar tahun 2004,” ucap Menhan.

Menhan juga menyampaikan, peserta pameran tahun ini yaitu 850 exhibitor, naik 20 % dari tahun sebelumnya yang terdiri dari 45 negara. Dan ada 22 delegasi yang mendirikan Paviliun.

Dalam ajang Indo Defence 2016 Expo & Forum kali ini TNI AD menampilkan beberapa peralatan dan perlengkapan militer hasil penelitian dan inovasi prajurit yang dikembangkan oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad). Stand TNI AD berada di area Hall D 1 JI Expo Outdoor dan Indoor.

Adapun peralatan yang ditampilkan di stand outdoor yaitu Kendaraan Taktis Ringan Ultra Light Vechile (ULV) , Kendaraan Transportasi Darat dan Air, Mortir Jenis Mekatronik dan Posko Dahanud Mobile dari Pussenarhanud.

Sedangkan untuk stand Indoor diisi dengan Prototype Tactical Broadband Network dan Battle Management System dari Direktorat Perhubungan Angkatan Darat, Multi Rotor bertenaga Hybird dari Direktorat Topografi Angkatan Darat, Biotanol Portable dari Direktorat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat, Video Inspector System dari Direktorat Zeni Angkatan Darat dan Rompi Taktis Simulasi Lapangan dari Pussimpur Kodiklatad.

Selain itu Dislitbang juga menampilkan hasil penelitian energi listrik terbarukan dengan metode Magnet Bendini, Senjata Mesin Multi Laras, Senjata Model SO Kal 5,56 mm dan Protoype Senjata Dopper.

Untuk menarik minat pengunjung, Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) meramaikan stand indoor dengan berbagai foto-foto menarik dan pemutaran video dokumentasi kegiatan prajurit TNI AD.

Selain itu disiapkan perangkat komputer yang menampilkan website TNI AD dan cetak foto cepat gratis bagi pengunjung yang ingin kegiatan kunjungannya di stand TNI AD diabadikan dalam bentuk kalender dinding ukuran 10 R.

Indo Defence 2016 Expo & Forum yang diselenggarakan ketujuh kalinya ini selain diikuti oleh TNI dan peserta luar negeri juga diikuti oleh industri pertahanan dalam negeri milik pemerintah maupun swasta, instansi pemerintah, perguruan tinggi dan media. Pada tahun ini, sekitar 800 peserta perusahaan asing maupun dalam negeri ikut memamerkan produk peralatan pertahanan dan keamanan dengan teknologi terkini.

Selain menggelar pameran produk pertahanan kegiatan yang dilaksanakan dua tahun sekali ini, juga dilaksanakan seminar internasional bertema “Achieving Comprehensive Maritime Surveillance and Security through Technology Innovation and Partnerships”, dengan Keynote Speaker Menteri BUMN. Seminar tersebut akan mendiskusikan isu-isu kerjasama internasional melalui inovasi teknologi dalam rangka keamanan maritim di kawasan.

Dalam kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan live demo dari industri pertahanan baik dalam negeri maupun luar negeri serta dari TNI (Dispenad).

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam II/Sriwijaya Kodam Iskandar Muda Puspen TNI Kodam IV/Diponegoro Dinas Penerangan Berita Satuan Kodam V/Brawijaya
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TNI AD Tampilkan Hasil Inovasi Prajurit Dalam Pameran Indo Defence 2016