TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Raup Puluhan Juta, TNI Gadungan Digelandang Polisi Militer

By 10 Dec 2016 12:54Kodam V/Brawijaya
whatsapp-image-2016-12-10-at-00-30-50

Gencarnya perburuan terhadap werving semakin terus dilakukan. Banyaknya masyarakat yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang prajurit TNI seakan menjadi celah bagi para pelaku penipuan untuk menjalankan aksinya demi meraup rupiah.

Seperti yang dialami oleh Mudzakir, salah satu masyarakat yang menjadi korban penipuan oleh salah satu TNI gadungan.Dengan modal janji bisa meloloskan untuk menjadi anggota TNI-AD, Serda Yusuf Wijaya (TNI Gadungan) (23) asal jalan Petemon, Kota Surabaya, berhasil meraup uang puluhan juta rupiah dari sang korban.

“Saya sudah memberikan uang kepada Yusuf Wijaya (tersangka), yang pertama 10 juta dan yang kedua 2 juta rupiah,” ungkap Mudzakir.

Mudzakir mulai timbul kecurigaannya ketika dirinya mendapati informasi tentang salah satu TNI Gadungan di sosial media (sosmed) dengan ciri-ciri yang sama. Melihat hal itu, Mudzakir langsung menghubungi anggota Deninteldam V/Brawijaya dan Denintel Pasmar-1 Kota Surabaya. Mendengar laporan itu, kedua anggota Denintel tersebut langsung melakukan koordinasi dengan Denpom V/Brawijaya.

“Saya coba-coba buka di internet (facebook), kok muncul postingan TNI gadungan dengan ciri-ciri yang sama,” terangnya.

Sementara itu, dengan adanya koordinasi yang dilakukan oleh anggota Deninteldam V/Brawijaya dan Denintel Pasmar-1 Surabaya, Kapten Cpm Muntahar berhasil meringkus tersangka di tempat persembunyiannya di jalan Simorejo Sari, Surabaya.

Saat digeledah, Muntahar menemukan berbagai macam atribut TNI beserta KTP palsu milik Yusuf Wijaya. “Di kos milik tersangka, kita temukan banyak sekali atribut TNI hingga KTP palsu milik tersangka,” jelasnya. “Guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, tersangka kita serahkan ke Polrestabes Surabaya,” lanjut Muntahar. (Pendam V/Brw).

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Raup Puluhan Juta, TNI Gadungan Digelandang Polisi Militer