TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Tarian Babalu Meriahkan Apel Nusantara Bersatu Kabupaten Batang

By 01 Dec 2016 14:37Berita Satuan
1

Pada hari Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 08.30 s.d 10.45 Wib di Jl. Veteran Komplek Kantor Bupati Batang telah dilaksanakan kegiatan Apel Nusantara INDONESIA BERSATU Kabupaten Batang dengan tema “Indonesia Milikku, Milikmu,Milik Kita Bersama Itulah Bhineka Tunggal Ika”. Kegiatan ini diselenggarakan Dewan Kesenian Daerah bersama FKUB Kabupaten Batang bekerja sama dengan Kodim 0736/Batang, Polres Batang dan Pemda Kabupaten Batang. Kegiatan diikuti oleh ± 5.000 orang dari TNI, Polri, Dinas/instansi Sipil dan Swasta, Toga, Tomas, LSM, Ormas, Pemuda, Pelajar dan elemen masyarakat di Kabupaten Batang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Batang H.Yoyok Riyo Sudibyo, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha,S.Sos., M.Si., Kapolres Batang AKBP Joko Setiyono, Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo, Kalapas Batang Jalu Panjang Yuswa, S.H., Kajari diwakili oleh Kasi Intel Alfan Halim, S.H., Ketua MUI KH. Abdul Faqih, Tokoh Lintas Agama se-Kabupaten Batang dan Paslon Bupati/Wakil Bupati nomor 2 (Lafran-Urip) serta Paslon nomor 3 (AS Burhan-Acara Ariani).

Orasi dan sambutan yang disampaikan antara lain adalah Orasi kebangsaan oleh Ustad Syaifurozi dari Ta’mir Masjid Nurul Huda Limpung menyampaikan, “Kita dikumpulkan pagi ini dalam suasana kebhinekaan, ini pertanda kita masih mendapat syafaat dari Allah SWT. Pagi ini kita dikumpulkan untuk mendoakan bangsa kita agar tetap dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, dilanjutkan meneriakkan yel-yel (Merdeka, NKRI Harga Mati). Bangsa Indonesia adalah bangsa yang dirahmati oleh Allah SWT, hal ini perlu kita syukuri karena kita berada ditengah Kebhinekaan di negeri ini. Negara Indonesia tidak boleh terpecah belah, siapapun yang akan memecah belah Indonesia akan berhadapan dengan rakyat Indonesia,TNI dan Polri. Saya mohon kepada bapak-bapak dan adik-adik, tampakkan kecintaan kita kepada tanah air kita Indonesia”.

Orasi KH. Zainul Iruki Pengasuh Ponpes Darul Ulum dari Desa Tragung Kecamatan Kandeman, menyampaikan, “Alhamdulillah pagi ini kita dikumpulkan dalam suasana yang berbeda dimana semua elemen pada saat ini bisa bersatu, yang bercita-cita sama untuk mempertahankan negara Indonesia. Semangat patriotisme akhir-akhir ini kita akui sudah mulai luntur, terjadi degradasi moral yang sudah merambah ke generasi muda kita. Kita adalah umat beragama yang tinggal dan hidup di negara Indonesia atau kita adalah bangsa Indonesia yang mempunyai kepercayaan masing-masing dan mempunyai Pancasila dan UUD 1945. Kita berbeda-beda tetapi kita tinggal di Indonesia, Pancasila adalah buah karya bangsa Indonesia dan bukan Wahyu Illahi, tetapi Pancasila adalah produk manusia-manusia yang bertuhan dan beragama. Oleh karena itu kelima sila Pancasila tidak ada yg bertentangan dengan Wahyu Illahi, sehingga antara agama dan negara Indonesia kami tegaskan sebagai tokoh agama adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Negara menjamin kebebasan dalam beribadah kepada semua pemeluk agama di Indonesia, oleh karenanya tidak boleh ada perpecahan bangsa yang dapat melemahkan bangsa kita.   Indonesia adalah negeri yang cantik dan subur, bagaikan wanita cantik yang dihiasi emas pemata, oleh karena itu orang-orang di luar sana ingin berebut mendapatkannya. Mumpung belum terlambat mari kita kembali kepada Pancasila dan UUD 1945, kita pertahankan Indonesia dan kita hindari perpecahan serta kita jaga nilai-nilai Kebhinekaan”.

Pada orasi kebangsaan KH. Nurzain Ismail dari Ponpes Miftaul Ulum Desa Cepokokuning Kecamatan Batang mengatakan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa pahlawannya, para pahlawan ini yang berjuang sebelum Indonesia merdeka. Kami sangat menunggu anak-anakku, nanti kalau jadi orang pintar jangan melupakan sejarah kita, Indonesia milikku, milikmu dan milik kita bersama. Jangan sampai ada provokasi yang menggangu agama lain, umat Islam dan umat yang lain mempunyai kebebasan memeluk agamanya masing-masing. Tanggal 2 Desesember 2016 nanti akan ada rencana aksi unras di Jakarta, kita sebagai warga negara Indonesia yang baik dan warga Batang cukup berdoa untuk bangsa kita. Kita manusia yang bertoleransi terutama di Kabupaten Batang, mari kita amankan serta persatukan agar tetap rukun dan damai, Indonesia harus bersatu agar tidak terjadi keributan, dan semoga pula kegiatan ini bisa bermanfaat bagi Indonesia”.

Kegiatan diselingi hiburan Tari Babalu dan marching band dari Ponpes modern Tazaka Bandar yang dibalut kesenian barongsai.

Pada orasi kebangsaan Bupati Batang mengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia sehingga acara ini bisa terselenggara dan bisa dihadiri oleh semua elemen yang ada di Kabupaten Batang. Saat ini perkembangan yang terjadi sangat luar biasa, narkoba merambah ke anak muda, perkembangan media sosial yang bebas dan acak-acakan. Tapi saya bangga sebagai orang Batang, saya nitip kepada bapak Dandim dan Kapolres agar bisa menjaga ketentraman di Batang yang sebentar lagi akan melaksanakan Pilkada”.

Sebagai penutup kegiatan Apel Nusantara INDONESIA BERSATU, dilaksanakan kegiatan pembacaan puisi untuk negeri, menyanyikan lagu kebangsaan bagimu negeri dan selanjutkan doa oleh para tokoh lintas agama (Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Khonghucu). (Pendam 4)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam IV/Diponegoro Kodam XVII/Cenderawasih Kodam VI/Mulawarman Puspen TNI Kodam Iskandar Muda Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Tarian Babalu Meriahkan Apel Nusantara Bersatu Kabupaten Batang