TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kapuspen TNI : Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI Menyelundupkan Senjata di Bandara Sudan

By 24 Jan 2017 13:48Puspen TNI
bra13 kapuspen

Tidak ada keterlibatan anggota pasukan penjaga perdamaian PBB dari TNI  yang tergabung dalam Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) yang ditahan di Bandara Al Fashir, Darfur Sudan, karena terlibat mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi pada saat kembali ke Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.IP. saat konferensi pers dengan media massa bertempat di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (23/01/2017).

“Di Sudan ada  2 (dua) penugasan misi perdamaian dibawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pertama dari TNI yaitu Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid dan kedua dari Kepolisian RI yaitu Satgas FPU (Formed Police Unit),” jelas Kapuspen TNI.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menyampaikan, telah melaksanakan komunikasi dan koordinasi dengan Komandan PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI Brigjen TNI Marzuki yang saat ini berada di New York, Komandan Sektor Unamid Brigjen TNI Nur Alamsyah yang berada di Sudan dan Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid di Darfur Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto.

“Mereka mengatakan bahwa kejadian tersebut memang ada, tetapi tidak melibatkan satupun personel Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid. Sampai saat ini masih melaksanakan tugas di Sudan sampai bulan Maret 2017 yang akan datang,” ujar Mayjen TNI Wuryanto.

Terkait beredarnya pemberitaan di media sosial tentang adanya anggota pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang ditangkap di Bandara Al Fashir, Jumat (20/1/2017) di Sudan yang diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi pada saat akan kembali ke Indonesia setelah selesai melaksanakan penugasan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar.

“Saya tegaskan tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam hal ini anggota Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid yang ditahan karena terlibat dalam upaya penyelundupan senjata dan amunisi ke Indonesia,” ujar Mayjen TNI Wuryanto.

Lebih lanjut Mayjen TNI Wuryanto menyatakan, kejadian di Bandara Al Fashir saat pemeriksaan X-Ray diketahui ada benda-benda yang mencurigakan, setelah dibuka memang ada senjata berikut amunisi dan masih dalam penyelidikan. “Kejadian itu ada, tetapi tidak melibatkan satupun anggota pasukan perdamaian Satgas Kontingen Garuda XXXV-B/_Unamid_ dari TNI,” ucapnya.

“TNI sendiri membuktikan tidak ada keterlibatan itu, karena  personel Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid sampai saat ini masih melaksanakan penugasan di Darfur Sudan,” pungkas Kapuspen TNI. (Puspen TNI)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kapuspen TNI : Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI Menyelundupkan Senjata di Bandara Sudan