TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

445 Orang Gumil dan Pelatih Ikuti Pembekalan.

By 22 Feb 2017 16:35Kodiklat
bra14b

Pendidikan pada hakekatnya merupakan pilar utama dalam membentuk sumber daya manusia   (SDM) yang  mempunyai peran dan fungsi yang sangat menentukan dalam membentuk dan mengembangkan kualitas sumber daya prajurit.  Dihapkan  prajurit  memiliki sikap perilaku, intelektual dan keterampilan serta jasmani yang samapta agar mampu melaksanakan tugas pokok sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI AD.

Hal ini disampaikan oleh Komandan Komando Doktrin dan Pendidikan  TNI AD  (Dankodiklatad) Letnan Jenderal TNI Agus Kriswanto dalam pembukaan pembekalan guru militer (Gumil)  dan pelatih terpusat lembaga pendidikan (Lemdik) di  jajaran TNI Angkatan Darat, di Pusat pendidikan artileri medan (Pusdik Armed ) Kodiklat TNI AD, Cimahi,  Selasa (21/2).

Dikatakan Dankodiklatad, tujuan dilaksanakan pendidikan  ini adalah untuk menyamakan visi, misi dan persepsi terhadap berbagai disiplin ilmu keguruan dan kepelatihan di lingkungan lemdik TNI AD, sehingga dapat meningkatkan kinerja Lemdik TNI AD yang lebih baik dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Lebih lanjut Komandan mengatakan,  kegiatan pendidikan memiliki peran penting dalam pelaksanaan pembinaan SDM TNI AD  yang dilaksanakan melalui education  dan training. Education memberikan ketersediaan SDM sebagai aset yang mampu mengembangkan organisasi sesuai dengan perkembangan zaman. Sedangkan training memberikan ketersediaan SDM sebagai pendukung pelaksanaan tugas yang memiliki kemampuan dan keahlian sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Salah satu komponen pendidikan yang paling dominan dalam membentuk Prajurit TNI AD yang andal serta berkualitas adalah Gumil dan Pelatih,  sehingga keberadaan dan performa seorang Gumil dan pelatih sangat menentukan keberhasilan suatu pendidikan.

Komandan Kodiklatad berharap kepada seluruh peserta pembekalan Gumil dan pelatih agar terus belajar dengan penuh kesungguhan, tanamkan dan gelorakan semangat untuk senantiasa tampil sebagai Gumil dan pelatih yang dapat diandalkan, kembangkan sikap Inovatif,  kreatif dan akomodatif dalam penyelenggaraan pendidikan guna meningkatkan profesionalitas para Prajurit TNI AD.

“Kami ingatkan bahwa tugas Gumil dan pelatih merupakan amanah yang terhormat,  kedepankan sikap ketulusan, keikhlasan dan ketauladanan.  Seluruh Gumil dan pelatih harus menyadari bahwa lembaga pendidikan merupakan tempat penggemblengan dalam membangun sumber daya manusia.  Kualitas kinerja satuan-satuan saat ini tidak terlepas dari keluaran hasil didik yang akan menentukan bagaimana keberhasilan TNI AD di masa yang akan datang,”tandasnya. (Penerangan Sdirum Kodiklat TNI AD)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

445 Orang Gumil dan Pelatih Ikuti Pembekalan.