TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Prajurit TNI Harus Berinovasi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Perbatasan

By 01 Feb 2017 19:27Kodam IX/Udayana
WhatsApp Image 2017-02-01 at 17.19.42

 

Kepala Seksi Operasi Korem (Kasiopsrem) 161/WS Kolonel Inf I Kadek Subawa memberikan pembekalan kepada personel Satuan Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI- RDTL Yonif 742/SWY di Aula Mako Yonif 742/SWY, Selasa (31/1).

Dalam arahannya, Kolonel Inf I Kadek Subawa menyampaikan bahwa Satgas Yonif 742/SWY sebenarnya tidak asing lagi terhadap wilayah daerah operasi ini, karena Yonif 742/SWY sudah 3 kali melaksanakan kegiatan penugasan di daerah perbatasan RI-RDTL yaitu pada tahun 2006, 2010 dan 2014. “Saya kira Kurang lebih 60% anggota sudah pernah melaksanakan tugas operasi di daerah tersebut,” ungkap Kasiopsrem 161/WS Kolonel Inf I Kadek Subawa.

Untuk itu, Kasiopsrem berharap agar Satuan Yonif 742/SWY dapat melaksanakan tugas operasi dengan baik, mengingat Satuan Yonif 742/SWY akan melaksanakan tugas operasi di wilayah Kodam sendiri.

Kasiopsrem 161/WS mengatakan bahwa ada beberapa tolak ukur keberhasilan dalam pelaksanaan tugas operasi diantaranya yaitu dapat di terima oleh masyarakat di daerah operasi, dapat membuat terobosan kegiatan yang mampu membantu kesulitan ekonomi masayarakat, dapat mengumpulkan senjata dari hasil kegiatan Binter/Komsos yang positif terhadap masyarakat sekitar, harus Zero pelanggaran apapun selama pelaksanaan tugas serta dapat membantu permasalahan yang ada di wilayah perbatasan.

Selain itu, menurut Kasiopsrem ada beberapa hal yang juga perlu menjadi perhatian para prajurit nantinya yaitu adat istiadat masyarakat masih kuat. “Mayoritas masyarakat di tempat penugasan beragama Katolik, namun toleransi antar umat beragama cukup baik,” tegasnya.

Selanjutnya Hal lain yang perlu diperhatikan bagi masyarakat di perbatasan seperti membangunkan rumah semi permanen, pembangunan irigasi, pasar rakyat tradisional dan lain-lain.

Diakhir pengarahannya Kasiopsrem berpesan kepada seluruh anggota untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun selama dalam penugasan. “Saya menekankan kepada seluruh prajurit agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun seperti yang selama ini terjadi pada satuan tugas lainnya. Saya sangat berharap satuan tugas Yonif 742/SWY ini dapat memberi perubahan atau dampak yang positif kepada masyarakat sekitar khususnya dalam hal mensejahterakan masyarakat yang ada di daerah perbatasan RI-RDTL,” tegasnya. (Penrem 162/WB)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Prajurit TNI Harus Berinovasi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Perbatasan