TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Untuk Pertama Kalinya, Merauke Menjadi Pengekspor Beras Ke PNG

By 15 Feb 2017 19:35Kodam XVII/Cenderawasih
IMG-20170215-WA0042

 

Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP secara simbolis melaksanakan lounching ekspor beras perdana ke Negara Papua Nugini. Beras yang diekspor ke salah satu negara tetangga Indonesia itu adalah hasil panen padi perdana petani-petani Kampung Nggutibob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke.(13/02)

Kegiatan lounching ekspor beras dilaksanakan setelah kegiatan panen dan tanam padi perdana tahun 2017 yang secara simbolis juga dilakukan oleh Menteri Pertanian bersama-sama Aster Kasad, Gubernur Papua, Kasdam XVII/Cenderawasih, Danrem 174/ATW, Aster Kasdam XVII/Cend, Kasiter Korem 174/ATW, Bupati Merauke, Jajaran SKPD Kab. Merauke, PPL se-Distrik Semangga, Tanah Miring, Kurik, dan Jagebob.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian menyampaikan bahwa pemerintah cukup bangga dengan keberhasilan petani-petani yang ada di Merauke khususnya di Kampung Nggutibob Distrik Tanah Miring. Keberhasilan ini akan mendorong pemerintah untuk memberikan bantuan secepatnya 10 unit traktor (Jonder) dan 2 unit exavator kepada petani di Merauke. “Melalui Dinas Pertanian kita akan kirim secepatnya alat-alat yang diperlukan para petani supaya produksi beras lebih dapat ditingkatkan sehingga dapat terus melakukan ekspor ke negara lain”, tegas pak Menteri.

Dalam sambutan sebelumnya Bupati Kab. Merauke menyampaikan bahwa negara Indonesia adalah negara gemah ripah loh jinawi yg kaya akan hasil alamnya sehingga harus dikelola secara baik. Bupati juga menyampaikan bahwa Kab. Merauke harus berbangga bahwa sekarang ini Merauke sudah bisa mengekspor beras ke Negara PNG. “Terima Kasih kepada TNI yang selama ini telah membantu dalam mencetak sawah sehingga dapat mewujudkan Merauke sebagai lumbung pangan nasional,” jelas Bupati Merauke.

Gubernur Papua Bpk Lukas Enembe dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kerjasama dibidang pertanian khususnya eskpor beras dengan Negara Papua Nugini bisa berkelanjutan. Hal ini bisa dilakukan karena lahan pertanian di Kab. Merauke cukup luas sehingga dapat menghasilkan beras lebih banyak lagi apabila dikelola dengan baik dan tercukupi tenaga/petani untuk menggarapya. “Saya yakin dan optimis, Merauke dapat menjadi salah satu lumbung pangan nasional di Indonesia”, tegas Lukas. “Petani di Merauke sudah beralih dari petani tradisional ke petani yang modern, kondisi ini berkat peran serta TNI khususnya para Babinsa dalam mendampingi petani dari proses cetak lahan sampai panen”, tambah Lukas.

Sementara itu Konsulat Jenderal Papua Nugini Mr. Geoffrey Wiri, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Indonesia atas kerjasama dalam upaya pemenuhan beras di Negaranya. “Kami juga mengekspor beras dari Thiland dan Vietnam, dan baru pertama kali ini kami mengekspor beras dari Indonesia”, jelas pak Konjen Papua Nugini. Mr. Geoffrey Wiri juga berharap kerjasama ini akan dapat terus berlanjut, karena harga beras dari Indonesia cukup murah sehingga dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat Papua Nugini.

Komisi IV DPR-RI bidang pertanian Sulaiman Hamzah yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kado ulang tahun Kab. Merauke yg ke-115. “Kita patut berbangga bahwa Kab. Merauke bisa mengekspor hasil pertanian ke negara lain”, tegas Sulaiman. Beberapa kekurangan dalam mewujudkan Merauke sebagai lumbung pangan nasional terutama masalah penyelesaian proses pembukaan lahan, pemilihan penggunaan Alkon dan kelangkaan pupuk merupakan tantangan pemerintah untuk dapat segera diatasi. Namun untuk benih Sulaiman Hamzah menegaskan bahwa Merauke dinilai sudah sangat bagus dalam penyediaan bibit varietas unggul.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam Jaya Dinas Penerangan Korps Pegawai Republik Indonesia KORPRI TNI AD Kodam IV/Diponegoro Puspen TNI
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Untuk Pertama Kalinya, Merauke Menjadi Pengekspor Beras Ke PNG