TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

400 Catam dinyatakan lanjut test Tingkat Sub-Panpus

By 24 Mar 2017 13:13Berita Satuan
bra24b

Banda Aceh – Kodam Iskandar Muda melaksanakan sidang Parade calon Tamtama PK TNI AD gelombang I TA 2017 di Balai Teuku Umar (BTU) Makodam IM, Kamis, (23/3/2017).

Sistem penerimaan Tamtama PK TNI AD saat ini sudah menggunakan sistem online hal tersebut memudahkan tugas panitia dalam melayani pendaftaran bagi calon prajurit. Dari animo awal sejumlah 924 orang, setelah melalui tahap pelaksanaan pengecekan awal terpilih 532 orang calon tamtama PK yang memenuhi syarat sebagai peserta.

Dalam sidang parade kali ini, Pangdam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Tatang Sulaiman selaku ketua tingkat panda beserta tim memilih calon sejumlah 400 orang sesuai alokasi untuk mengikuti rik/uji tingkat sub-panpus.

“Untuk itu, sidang parade ini merupakan upaya Kodam selaku panitia daerah, untuk menyeleksi secara ketat dalam rangka mendapatkan calon-calon prajurit yang lebih berkualitas menuju “SANGGAMARA BANGKIT”, sehingga dalam menyeleksi calon prajutit TNI AD khususnya calon Tamtama PK diharapkan mampu memiliki keahlian maupun kemampuan khusus yang nantinya dapat membawa nama baik bagi Kodam IM dalam setiap even baik ditingkat TNI maupun tingkat Angkatan Darat ,” ucap Pangdam.

Jenderal bintang dua ini, berharap sidang parade tersebut dapat dilaksanakan secara cermat dan teliti, sehingga dapat terpilih calon yang terbaik sesuai kriteria yang ditentukan oleh Angkatan Darat, memiliki penampilan dan postur yang proporsional dan keahlian lain yang dapat diunggulkan dibandingkan calon yang lain sehingga menjadi prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas.

“Perlu saya ingatkan, cegah dan hindari berbagai penyimpangan atau penyalahgunaan tugas dan wewenang dalam rangkaian pelaksanaan sidang parade calon Tamtama PK ini, serta adanya permainan data dengan janji kompensasi uang,” perintah Pangdam kepada tim pemeriksa.

“Waspadai juga keterlibatan para calo werving yang pastinya dapat membawa dampak buruk pada kredibilitas kodam im terkait pelaksanaan seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD,” sambung jenderal bintang dua tersebut.

Pangdam menegaskan agar tim pemeriksa harus senantiasa bertindak jujur, objektif dan transparan, sesuai dengan norma/ketentuan persyaratan yang berlaku, serta jangan merubah dan memanipulasi data dari hasil pemeriksaan awal yang telah dilaksanakan dan pemilihan calon tamtama sekarang ini.

“Kita semua harus tetap mempedomani sistem penilaian pengecekan awal dan pemilihan sesuai keahlian para calon secara normatif, agat dapat diperoleh calon-calon prajurit sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan, guna memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD di masa mendatang,” tutup Pangdam.

Tampak hadir dalam sidang Irdam, Asrendam, Asintel, Aslog Kasdam, Wadanrindam, Waaster Kasdam dan Panitia Tingkat Panda.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

400 Catam dinyatakan lanjut test Tingkat Sub-Panpus