TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Tempat Religi Situs Sejarah Perlu Dijaga, Dirawat Dan Dilestarikan Sebagai Budaya

By 18 Mar 2017 15:13Berita Satuan
18 (2)

 

MOJOKERTO. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, S.IP, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0815/Mojokerto dalam rangka Peletakan Batu Pertama Renovasi Pendopo Agung Trowulan Kabupaten Mojokerto, Kamis Sore (16/03/2017).

Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, S.IP dalam sambutan awalnya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pangdam V/Brawijaya beserta Ibu dan rombongan. Kemudian Danrem menyampaikan riwayat atau sejarah Pendopo Agung Trowulan yaitu diawali semasa Kolonel Inf Sampurno selaku Komandan Brigif 16/Kediri yang saat itu sedang melaksanakan penugasan di Kalimantan Barat mendapatkan firasat dalam mimpinya untuk menghantar keinginan Pangdam VIII/Brawijaya guna mewujudkan sebuah tempat yang menjadi kebanggaan Keluarga Besar Brawijaya.

“Atas petunjuk Panglima Kodam V Brawijaya saat itu, Mayor Jenderal TNI Soemitro saat itu memerintahkan Kolonel Inf Sampurno untuk mencarikan tempat yang dapat dijadikan tempat pertemuan para pinesepuh Brawijaya,” jelas Danrem. “Yang dimaksud pinisepuh adalah para manta Panglima Brawijaya maupun para Pati yang berasal dari Kodam VIII/Brawijaya yang pada masa itu tersebar di seluruh Kodam se Indonesia. Akhirnya ditentukanlah lokasinya sebagaimana sekarang ini, yang konon disitulah yaitu Trowulan dimana Keraton Majapahit berada hanya kurang mundur sedikit tetapi masih berada di emperan dari bekas Keraton Majapahit,” lanjut Danrem menjelaskan.

“Kemudian pada tahun 1966 pernah dilaksanakan peletakan batu pertama namun karena sudah 51 tahun Pendopo Agung ini berdiri dan belum pernah dipugar maka pada tahun 2017 ini akan dilaksanakan peletakan batu pertama dalam rangka renovasi pembangunan Pendopo Agung oleh Pangdam V/Brawijaya,” ungkap Danrem mengakhiri penjelasannya.

Sementara itu Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, S.IP dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Pendopo Agung ini merupakan situs sejarah berdirinya Kerajaan Majapahit termasuk berdirinya Kodam V/Brawijaya. “Tempat religi situs sejarah perlu dijaga, dirawat dan dilestarikan sebagai budaya ikon Jatim. Maka dengan dasar tersebut, pihak Kodam V/Brawijaya berkoordinasi dengan Gubenur Jatim akan melaksanakan program renovasi bangunan supaya menjadi bagus, sebagai tempat wisata religi dan kegiatan Kodam V/Brawijaya di Kabupaten Mojokerto,” jelas Pangdam.

Setelah Pangdam memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti oleh Pangdam V/Brawijaya didampingi Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo S.IP, Bupati Mojokerto diwakili Sekda Kab. Mojokerto Ir. Heri Suwito MM, Dandim 0815/Mojokerto, Kapolres Mojokerto dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Pangdam V/Brw diserahkan ke Pelda Muntolip Babinsa Trowulan Ramil 0815/02 Trowulan Dim 0815 Mojokerto.

Sebagai tanda dimulainya renovasi Pendopo Agung Trowulan maka Pangdam V/Brawijaya menyerahkan secara simbolis peralatan dan bahan bangunan kepada Ka Zidam V/Brawijaya Letkol Czi Sujono dilanjutkan Paparan terkait renovasi Pendopo Agung Trowulan oleh Wakazidam V/Brw kepada Pangdam V/Brawijaya. (Penrem 082/CPYJ).

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Tempat Religi Situs Sejarah Perlu Dijaga, Dirawat Dan Dilestarikan Sebagai Budaya