TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Jadilah Prajurit yang Memiliki Moralitas dan Berjiwa Ksatria

By 18 Apr 2017 14:27Berita Satuan
bra8a

TNI AD – Lahat, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman, S.H, M.M, M.H., memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat gelombang II Tahap I, bertempat di lapangan Secata Rindam II/Swj Puntang, Lahat, Sumatera Selatan, Senin (17/4//2017).

Bersamaan dengan upacara penutupan pendidikan tersebut, Pangdam II/Swj juga melantik 377 Prajurit Tamtama PK TNI Angkatan Darat dengan pangkat Prajurit Dua (Prada), serta diambil sumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Pada upacara penutupan pendidikan ini, Pangdam juga memberikan penghargaan kepada 5 (lima) mantan prajurit siswa yang berprestasi yakni, Prada M. Fikri Almukarrama, Prada Muhendri Irawan, Prada Ahmad Yasir, Prada Wahyudi dan Prada Hanif Yudiansyah.

Pangdam mengucapkan selamat kepada para mantan prajurit siswa karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan ini dengan baik. “Keberhasilan kalian ini juga menjadi kebanggaan keluarga, berkat kerja keras dan perjuangan sehingga berhasil menjadi prajurit TNI Angkatan Darat,”ujarnya.

”Sadari bahwa pendidikan pertama yang baru diselesaikan, bertujuan membentuk Prajurit Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan dan dasar golongan Tamtama serta kondisi jasmani yang samapta,”ujar Mayjen TNI Sudirman, S.H, M.M, M.H.

Pangdam berpesan, pegang teguh norma-norma dan ketentuan yang berlaku dan jadilah prajurit yang memiliki moralitas, integritas, loyalitas, dedikasi, berjiwa ksatria dan dapat diandalkan sebagai bhayangkari negara dan bangsa. “Jadilah prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat, hindari sikap dan perilaku arogan yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat,” tandasnya.

Selesai upacara pelantikan, acara dilanjutkan dengan unjuk ketangkasan atau demonstrasi para mantan prajurit siswa yang diawali dengan Repling dan Snapling Modifikasi, Demonstrasi dengan ular Phiton, Demontrasi menarik truk dengan mulut, Bela Diri Militer ((BDM) diselingi Double Stick, Perkelahian Bebas dan Pemecahan Benda Keras, Kolone Senapan, Senam Balok, Simulasi Halang Rintang (HR) dan Taktik Regu Senapan (Rupan) dalam Serangan.

Para mantan prajurit siswa ini telah melaksanakan pendidikan selama 5 bulan (20 minggu) terhitung mulai tanggal 29 Nopember 2016 sampai dengan Penutupan Pendidikan (Tupdik) pada 17 April 2017. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan Pendidikan Tahap II di Kecabangan masing-masing sesuai alokasi, yaitu, Kecabangan Infanteri sebanyak 231 orang, Kavaleri 14 orang, Artileri Medan (Armed) 14 orang, Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 27 orang , Kecabangan Zeni sebanyak 23 orang, Perhubungan 9 orang, Peralatan 10 orang, Perbekalan dan Angkutan (Bekang) 11 orang, Kesehatan 5 orang, Polisi Militer (POM) 16 orang, Topografi 3 orang, Ajudan Jenderal (Ajen) 7 orang dan Hukum 7 orang.

Hadir pada acara tersebut, Bupati dan unsur FKPD Kabupaten Lahat, Danrindam II/Swj Kolonel Inf Agus Subiyanto, S.E., M.Si., para Asisten dan Kabalakdam II/Swj serta para Dansatdik jajaran Rindam II/Swj, tamu undangan dan orang tua dari keluarga mantan prajurit siswa.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Jadilah Prajurit yang Memiliki Moralitas dan Berjiwa Ksatria