TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Prajurit Kostrad Bantu Korban Bencana Alam Magelang

By 02 May 2017 13:27Berita Satuan
10 (3)

TNI AD – Magelang. Sebanyak 125 orang prajurit Batalyon Artileri Medan 11/ kostrad yang dipimpin Komandan Batalyon Letkol Arm Reza Nur Patria, M. Si (Han) diterjunkan melaksanakan penanggulangan bencana alam banjir bandang, di wilayah Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (1/5/2017).

Danyon Armed 11/Kostrad mengatakan, prajurit Armed bergabung dengan tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Magelang sebanyak 50 orang, Basarnas Kabupaten Magelang 25 orang, Kodim 0705/Magelang 176 orang, Yonarmed 3/TRK 30 orang, Banser Kabupaten Magelang 50 orang, Pramuka UNTID 7 orang, Polres Magelang 150 orang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang 40 orang, SAR Kabupaten Magelang 10 orang, MDMC Kabupaten Magelang 30 orang, IOF 10 orang dan Masyarakat sekitar 250 orang.

10 (7)

Letkol Arm Reza Nur Patria, M. Si (Han) menyampaikan, sebelum pelaksanaan penanggulangan bencana alam ini, tim SAR gabungan diambil apel terlebih dahulu oleh Komandan Kodim 0705/ Magelang Letkol Inf Hendra Purnamasari di Dusun Karanglo, Desa Citrosono, Kabupaten Magelang. “Seluruh personel dibagi ke beberapa sektor, antara lain Sektor I di Dusun Kalisapi Desa Citrosono, Sektor II di Dusun Deles Desa Sambungrejo dan Sektor III di Dusun Karanglo Desa Citrosono,”ujarnya.

“Selain itu, bantuan dari luar kota juga turut berdatangan, antara lain SAR Kabupaten Temanggung yang mengirimkann 8 orang, SAR Kabupaten Klaten sebanyak 8 orang, SERI 6 orang, MTA 10 orang, TRC BPBD Kabupaten Sleman 9 orang, SARDA DIY 4 orang, Rumah Zakat Kabupaten Magelang 6 orang, SAR Saka DIY 2 orang dan SAR Gunung Perahu 7 orang,”ungkap Letkol Arm Reza Nur Patria, M. Si (Han).

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembersihan infrastruktur pasca bencana alam di wilayah Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono, membuka akses jalan yang menghubungkan Dusun Karanglo menuju Dusun Deles yang tertutup material dan lumpur sisa-sisa banjir dan pembersihan saluran irigasi (gorong-gorong) sungai Kalisapi di Dusun Karanglo.

10 (10)

Bencana alam banjir bandang tersebut menerjang Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono sekitar pukul 15.00, Sabtu (28/4). Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir bandang ini mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, yaitu Risma (3), Kamirah (33), Sunikah (60), Slamet (65), Siti Mardiyah (28), Naela Sulistyarini (7), Deni catur firmanto (38), Fazat Zaidan al afkari (5) dan Pariyah (38).

Untuk korban luka-luka, yakni Sumarlan (35) dirawat di RSUD Tidar Magelang, Irfan Andriani (19) dan Aryani Rahayu (33) yang keduanya dirawat di Puskesmas Grabag. Sementara itu, masih ada korban yang belum ditemukan, yaitu Sinem (70 Th) yang beralamat di Dusun Deles, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Banjir bandang ini juga menyebabkan 22 rumah rusak berat, 11 rusak sedang dan 32 rumah sisanya mengalami rusak ringan. Sementara itu, 265 orang lainnya mengungsi ke rumah tetangga atau wilayah lainnya yang aman.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Prajurit Kostrad Bantu Korban Bencana Alam Magelang