TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

TNI Gandeng Kemenkes Bangun Desa

By 17 May 2017 17:05Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 Tahun 2017 digelar pada 4 Juli hingga 2 Agustus 2017 di 58 Kabupaten dan Kota. TMMD menyasar 92 desa di 60 kecamatan. Salah satu kegiatan yang di usung ialah Gerakan Masyarakat Membangun Satu Jamban untuk Keluarga Indonesia (Gema Sang Juara).

Terkait program Gema Sang Juara, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Mulyono mengatakan dalam program itu pemerintah menargetkan tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan pada 2019.

Saat ini ada 32 juta masyarakat Indonesia yang tidak memiliki jamban atau sanitasi yang sehat. Ini salah satu yang akan dikejar, termasuk juga jalan, kamar mandi, sarana iloadah, dan sebagainya, ujar Mulyono.

Guna menyukseskan TMMD, TNI menurunkan 58 satuan setingkat kompi (SSK) atau sekitar 5.800 personel TNI di berbagai daerah. Tenaga kesehatan di tingkat Kodim juga bakal dikerahkan.

Nanti dilihat desa sasarannya, tergantung dari wilayah masing. Misalnya, untuk bangun sarana dan prasarana, kan butuh banyak tenaga. Kalau perlu, TNI juga bakal menurunkan tenaga kesehatan di tingkat Korem atau bahkan dari pusat.

Untuk menanggulangi beragam permasalahan di desa-desa, TNI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Selain sasaran fisik TMMD juga digelar guna meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan.

Kegiatan tisik, antara lain melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal. sanitasi, kesehatan lingkungan, taman obat keluarga pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana kesehatan serta unit kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) di  desa sasaran, ujar Menkes Nila F Moeloek seusai menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-99 di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta, kemarin, 16 Mei 2017.

Kegiatan bakti nonfisik antara lain dalam bentuk sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), penyuluhan, pemberdayaan masyarakat dalam program kesehatan ibu dan anak, penyakit tidak menular, penyakit menular, kesehatan lingkungan dan keluarga berencana (KB).

Tidak ada target khusus, tapi program-programnya kita sesuaikan dengan daerah yang disasar, imbuh Nila.

Menurut Nila, TMMD sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017 tentang GERMAS, yakni sebuah gerakan nasional dalam rangka penguatan paradigma pembangunan kesehatan yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. Tidak hanya dilaksanakan oleh institusi di sektor kesehatan, GERMAS juga melibatkan seluruh komponen bangsa Iintas sektor, termasuk TNI. (Sumber: HU Media Indonesia)

 

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TNI Gandeng Kemenkes Bangun Desa