TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Porsadin, Ajang Pererat Silaturahmi Para Satri Dalam Membangun Bangsa Indonesia

By 07 Aug 2017 16:47Berita Satuan
9__3_

TNI AD – Wonosobo. Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah Takmiliah (PORSADIN) tingkat Jawa Tengah resmi ditutup. Penutupan kegiatan yang telah digelar selama tiga hari di Ponpes Al Mubarok Manggisan Mojotengah Wonosobo tersebut ditandai dengan pembacaan Ikrar Santri Indonesia yang dipimpin oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Minggu (06/08/2017).

9__4_

Dalam sambutannya Kasdam IV/Dip menyampaikan, bagian dari komponen bangsa para Santri harus tampil didepan dengan menjunjung tinggi perjuangan para pendahulu dan menjadi contoh bagi pemuda bangsa. Karena menurut Kasdam Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah bahwa sejauh perjuangan Bangsa tidak pernah lepas dari para Ulama dan Para santrinya.

“Para Santri harus bisa mensosialisasikan dan menyatukan perbedaan yang ada, dan menjadikan perbedaan itu sebagai pemersatu Bangsa. Karena santri bisa menjaga jiwa dalam rangka semangat perjuangan Bangsa”, ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam juga mengharapkan kepada para santri agar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, sehingga dapat mempertahankan dan menjadikan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat dan bersatu. “Semoga acara ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan menjadi pemersatu khususnya para santri se Jawa Tengah”, harap Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M.S. Fadhilah

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Al Mubarok Manggisan Wonosobo, KH Nur Hidayatullah mengatakan bahwa “Porsadin” ini dilaksanakan dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah dan untuk melahirkan peserta terbaik. “Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan kesempatan santri guna mengembangkan bakat dan minat dalam mengapresiasikan diri pada aspek seni pendidikan agama Islam”, ugkapnya.
KH Nur Hidayatullah juga mengharapkan, melalui Porsadin ini mampu membentuk sikap dan mental yang sportif serta melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki kejujuran, selain itu menjalin silaturrahmi antar santri terjaga.

Adapun ikrar yang dibacakan yakni “KAMI SANTRI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BER IKRAR” : Berpegang Teguh Kepada Ajaran, Nilai dan Tradisi Islam, ahlussunnah wal jamaah; Bertanah air satu, Tanah air indonesia. Berideologi negara satu, Ideologi Pancasila. Berkonstitusi satu, Undang-Undang Dasar 1945. Memiliki semangat satu, semangat Bhinneka Tunggal Ika; Selalu bersedia, siap siaga, menyerahkan jiwa dan raga, membela tanah air dan bangsa. Mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional. Serta mewujudkan perdamaian dunia; Siap berperan aktif, dalam pembangunan nasional. Mewujudkan kesejahteraan, bagi seluruh Rakyat Indonesia, yang berkeadilan; Pantang menyerah. Pantang putus asa Serta siap berdiri didepan melawan pihak – pihak yang akan merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. (Pendam IV/ Diponegoro)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Porsadin, Ajang Pererat Silaturahmi Para Satri Dalam Membangun Bangsa Indonesia