TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Prajurit Kodim Lombok Barat Amankan Ribuan Obat-Obatan Terlarang

By 25 Aug 2017 January 23rd, 2018 Kodam IX/Udayana
bra4a

TNI AD-Lombok Barat. Tim Gabungan Kodim 1606/Lombok Barat yang terdiri dari anggota Unit Inteldim 1606/Lobar dan anggota Tim Intelrem 162/WB dipimpin Pasi Inteldim 1606/Lobar Kapten Inf Anak Agung Rai menggeledah rumah milik inisal T yang diduga tempat penyimpanan obat-obatan terlarang, di Dusun Gelogor Selatan, Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/8/2017).

bra4b

Pasi Intel Kodim 1606/Lobar Kapten Inf Anak Agung Rai mengatakan, berdasarkan informasi dan permintaan dari masyarakat yang sudah resah dengan kegiatan tersebut, membuat Aparat Gabungan langsung berkoordinasi dengan Babinsa dan Kades untuk melakukan penggerebekan dan penangkapan. “Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) koper obat-obatan Trilex dan Tramadol serta 2 (dua) senjata tajam jenis badik,”ujarnya.

Pasi Intel Kodim Labor menyampaikan, barang bukti dan pelaku diamankan dan dibawa oleh Tim Gabungan ke kantor Tim Intelrem 162/WB untuk diminta keterangan terkait aktivitas serta kepemilikan barang haram jenis obat Tramadol yang belakangan ini banyak bererdar ditengah masyarakat. “Obat-obatan terlarang ini sangat berbahaya, karena dapat mengganggu perkembangan syaraf,”ungkapnya.

“Dari pengakuan pelaku, dirinya menjual 10 boxs Tramadol (50 strip = 500 butir) dan memperoleh keuntungan 3-4 juta Rupiah. Karena tergiur keuntungan besar, pelaku ketagihan melaksanakan aktivitas itu sampai kita tangkap,”ucap Kapten Inf Anak Agung Rai.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Tim Gabungan sudah berkoordinasi dengan aparat Kepolisian untuk melakukan pengembangan darimana barang terlarang ini didapatkan.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kostrad Puspen TNI Kodam IX/Udayana Dinas Penerangan Artikel Tips Kesehatan Kodam IV/Diponegoro
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Prajurit Kodim Lombok Barat Amankan Ribuan Obat-Obatan Terlarang