TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

20 Pemuda Pulau Enggano dan Suku Anak Dalam Lulus Menjadi Prajurit TNI AD

By 07 Sep 2017 16:01Berita Satuan
bra4a

TNI AD – Palembang. Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., memimpin langsung Sidang Pemilihan Calon Bintara PK TNI Angkatan Darat Tahun 2017 Sumber Pulau Terluar/Perbatasan/Pedalaman Kodam II/Swj, bertempat di Aula Markas Kesehatan Kodam II/Swj, Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Rabu (6/9/2017).

Sebanyak 20 orang pemuda mengikuti sidang ini yang seluruhnya adalah putra asli daerah yang terdiri dari 17 orang berasal dari Pulau Terluar Enggano Bengkulu dan 3 orang berasal dari Suku Anak Dalam (SAD) Jambi. Mereka dinyatakan lulus dan langsung akan mengikuti pelatihan di Rindam II/Swj pada tanggal 7 s.d 27 Agustus 2017 mendatang.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto mengatakan bahwa berdasarkan laporan Tim Seleksi, Animo pendaftar sebanyak 25 orang terdiri dari 22 orang Pulau Enggano dan 3 orang dari Suku Anak Dalam (SAD) Jambi. “Setelah dilaksanakan tahapan pemeriksaan/pengujian secara transparan dan objektif, yang meliputi aspek administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, akademik dan mental ideologi sesuai ketentuan yang berlaku. Akhirnya terjaring sebanyak 20 orang lulus yang terdiri dari 17 putra asli Pulau Enggano dan 3 putra asli Suku Anak Dalam Jambi,” ujarnya.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa pemilihan Calon Bintara PK TNI AD tahun 2017 sumber Pulau Terluar/Perbatasan/Pedalaman ini adalah proses memilih calon yang memenuhi syarat melalui seleksi yang ketat secara transparan dan objektif untuk memilih calon-calon prajurit masa depan yang berkualitas dan memiliki integritas dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD. “Faktor kekhususan calon prajurit dari Pulau Terluar Pulau Enggano dan Suku Anak Dalam Jambi juga harus jadi atensi kita. Selain standard baku dan persyaratan yang ditentukan dalam penerimaan calon prajurit TNI AD,” ungkapnya.

“Pengkhususan bagi putra daerah ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD kepada putra terbaik dari daerah, khususnya Pulau Terluar, Perbatasan dan Pedalaman yang selama ini kesulitan untuk mengakses pendaftaran menjadi calon prajurit TNI, dikarenakan faktor jarak yang terisolir, lokasi yang cukup jauh, faktor ekonomi dan faktor lainnya,” tutur Mayjen TNI AM. Putranto.

Turut hadiri dalam Sidang tersebut, Danrindam II/Swj Kolonel Inf Agus Subiyanto, S.E., M.Si. , Asintel Kasdam II/Swj Kolonel Inf Ramces Alboin, S.Pd., Kajasdam II/Swj Era Hernanto, Kakesdam II/Swj Kolonel Ckm dr. R. Moch. Kukuh A.S, MARS., Kaajendam II/Swj Kolonel Caj Thomas Sutaryo, S.Sos., dan Ketua Tim Pengawas Pusat Kolonel Inf Mukhtar dan para Katim Pemeriksa Sub Panpus.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

20 Pemuda Pulau Enggano dan Suku Anak Dalam Lulus Menjadi Prajurit TNI AD