Kodam V/Brawijaya

Sambut HUT ke-72 TNI, Kodam V/Brawijaya Rehap Rumah Veteran

Oleh 01 Okt 2017 Januari 23rd, 2018 1 komentar
Sambut HUT ke-72 TNI, Kodam V/Brawijaya Rehap Rumah Veteran
#TNIAD 

TNI AD – Madiun. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A didampingi Danrem 081/DSJ Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, S.E menyerahan hasil rehab rumah milik Veteran, di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (29/9/2017).

Salah satu rumah yang telah selesai direnovasi adalah milik Ramelan (92 tahun), seorang Veteran pejuang 45. Renovasi rumah Ramelan antara lain, teras rumah yang sebelumnya genting, diganti dengan asbes, lantai plester diganti keramik, penggantian 2 pintu dan 3 jendela serta perbaikan plafon.

Pangdam V/Brawijaya mengatakan, program renovasi rumah milik para Veteran pejuang 45 sebagai perhatian untuk membantu para pejuang kemerdekaan agar hidup lebih layak. “Di wilayah Jawa Timur masih ada 84 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik para Veteran pejuang 45 yang saat ini sedang dikerjakan,”ujarnya.

Pangdam mengampaikan, pada puncak peringatan HUT ke-72 TNI tanggal 5 Oktober nanti seluruh rumah yang direnovasi sudah selesai 100 persen. “Dari 84 RTLH itu, 20 diantaranya berada di Kabupaten dan Kota Madiun,”ungkapnya.

“Wajib hukumnya bagi kita memberikan sedikit perhatian membantu negara dan Pemerintah untuk memastikan para Veteran yang memiliki jasa besar dalam perjuangan meraih kemerdekaan mendapatkan tempat tinggal yang layak, yang pantas dan tentu yang paling utama, sehat,”tegas Mayjen TNI TNI Kustanto Widiatmoko.

Selain rumah hasil renovasi, Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan bantuan dispenser, tabung gas dan sembako bagi 20 Veteran pejuang 45.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Madiun, Walikota Madiun, Danlanud Iswahjudi, para Asisten Kodam V/Brw, para Dandim Jajaran Korem 081/DSJ dan Kapolres Madiun serta perwakilan Veteran wilayah Madiun.(pen81).

Terkait

Gabung dalam diskusi 1 komentar

  • Sustiyono berkata:

    Saya berharap anak2 pejuang kemerdekaan juga menjadi perhatian sbb juga sama2 merasakan penderitaan orang tuanya dlm MERMERDEKAKAN NKRI meskipun ada FKPPI sebagai wadah komunikasi,meskipun sdh bekerja baik sipil TNI atau yg lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel