TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Gotong-Royong adalah Budaya Bangsa Indonesia Yang Tak Ternilai

By 06 Nov 2017 06:10Berita Satuan
7a__1_

TNI AD – Masbagik. Babinsa Masbagik Utara Baru Koramil 1615-05/ Masbagik Serma Ahmad Hasanuddin bersama masyarakat Masbagik melaksanakan pengecoran bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ashama di Dusun Tanak Maik Desa Masbagik Utara Baru Kec Masbagik Lotim, Jumat (3/11/2017).

Kuran lebih sekitar 170 orang yang turut dalam kegiatan pengecoran bangunan Masjid tersebut. Anggota TNI dan warga itu bergotong-royong untuk mempercepat waktu pengerjaan sehingga pekerjaan yang berat akan terasa ringan. Hal ini memang sering dilakukan warga, mengingat adanya tradisi turun-temurun warga Dusun tersebut selalu mengerjakan suatu pekerjaan secara bersama-sama.

7a__2_

Seperti yang dilakukan saat ini, dengan penuh semangat warga bersama anggota Babinsa Masbagik saling bantu-membantu mengerjakan kegiatan yang membutuhkan tenaga ekstra. Tidak perlu menunggu lama untuk mengumpulkan warga, cukup diumumkan melalui pengeras suara yang ada di Masjid Balai Desa warga langsung beramai-ramai datang ke Masjid.

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar S,I.P., mengatakan bahwa semangat warga dalam membangun Masjid dengan cara bergotong- royong ini perlu terus dilestarikan oleh masyarakat lainnya. Mengingat banyak hal positif yang kita peroleh dari budaya gotong-royong tersebut.

“Gotong -royong selain untuk mempermudah dalam penyelesaian pekerjaan, juga merupakan tempat kita saling berintegrasi, bersilaturrahi antar sesama warga masyarakat. Dengan demikian dapat menjadi salah satu modal ketahanan wilayah karena masyarakatnya yang kokoh kalam kebersamaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut di katakan Dandim bahwa kegiatan gotong-royong seperti ini juga dilaksanakan di beberapa tempat di wilayah Kodim 1615/Lotim, diantaranya di wilayah Koramil 1615-01/Selong dalam kegiatan pembukaan gang/jalan sepanjang 125 meter. Pembukaan jalan tersebut dikoordinatori oleh
Danpos Surelaga Serma M. Fatah bersama 50 warga masyarakat sekitar. Kemudian anggota Koramil 1615-03/Sambelia yaitu Babinsa Desa Sugihan bersama masyarakat juga melakukan pembangunan Talut yang dilakukan bersama-sama dengan warga setempat.

“Berbagai bentuk kegiatan yang dilakukan oleh anggota Babinsa bersama masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan TNI dengan seluruh komponen masyarakat lainnya. Ini merupakan salah satu kekuatan bangsa yang tak ternilai,” tandas Dandim. (Penrem 162/WB)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Gotong-Royong adalah Budaya Bangsa Indonesia Yang Tak Ternilai