TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Panglima TNI : Dokter Militer Sangat Vital Dalam Kondisi Damai dan Perang

By 18 Nov 2017 January 22nd, 2018 Puspen TNI
1a__4_

TNI AD-Magelang. Perwira Prajurit Karier TNI, khususnya tenaga kesehatan dituntut menjadi Perwira TNI yang memiliki kualifikasi sebagai tenaga kesehatan. Fungsi dan tugas dokter militer sangat vital, baik dalam kondisi damai maupun perang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI, Khusus Tenaga Kesehatan tahun 2017, di lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/11/2017).

1a__3_

Panglima TNI mengatakan, setiap Perwira agar melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada kata lelah dan menyerah, kapanpun dan dimanapun ditugaskan. “Para Perwira harus terus mengembangkan kemampuan, pengetahuan dan kompetensi, khususnya di bidang kesehatan karena tugas ke depan bukan semakin ringan,” ujarnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, hari ini adalah komitmen awal para Perwira memasuki ruang pengabdian kepada TNI, bangsa dan negara. TNI ke depan harus bergerak maju, seiring dengan kemajuan bangsa dan negara. TNI harus diisi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki prestasi, militansi, profesional serta mengutamakan sifat kejujuran. “Setiap Perwira dituntut untuk meraih prestasi, tetapi harus dilandasi oleh kejujuran, sikap berani, tulus dan ikhlas dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,”ungkapnya.

“Para Perwira harus selalu memelihara disiplin dan budaya belajar serta berlatih, sehingga dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Hanya dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dilandasi dengan disiplin, para Perwira akan mampu menghadirkan kerja cerdas bagi keberhasilan setiap pelaksanaan tugas,”tegas Panglima TNI.

Panglima TNI menekankan, para Perwira Prajurit Karier TNI saat ini sudah berada dalam kehidupan militer yang diikat oleh aturan disiplin dan kode etik TNI. Semua itu harus dipatuhi secara ketat dan mengikat. “Kode etik Perwira Budhi Bhakti Wira Utama, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI menjadi karakter dan jati diri yang harus melekat dalam kehidupan prajurit, baik di dalam setiap pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Adapun Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI yang diambil sumpahnya berjumlah 150 orang, terdiri dari 100 orang TNI AD (pria 77 dan wanita 23), 30 orang TNI AL (pria 22 dan wanita 8) dan 20 orang TNI AU (pria 13 dan wanita 7).

Lulusan terbaik dari Matra Darat yaitu Letda (K) Ckm dr. Handi Tri Effendi, Matra Laut Letda Laut drg. Evenetus Longginus dan Matra Udara Letda Kes dr. wahyu Pamungkas.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Panglima TNI : Dokter Militer Sangat Vital Dalam Kondisi Damai dan Perang