TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kejuaraan Tinju Sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad

By 16 Jan 2018 00:43Kostrad
4a__1_

TNI AD – Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman membuka pertandingan tinju amatir dan profesional memperebutkan Piala dan Sabuk Emas Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad yang digelar pada Sabtu (13/1/ 2018) di Mall Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

Di Indonesia, olahraga tinju sendiri sudah kurang populer dikalangan masyarakat. Hal ini kemungkinan terjadi karena kurangnya penyelenggaraan pertandingan tinju sehingga secara tidak langsung mengakibatkan kurangnya animo masyarakat pada olah raga tinju. Karena menurunnya animo menyebabkan turunnya kualitas para atlet tinju maupun kepopuleran olah raga tinju di masyarakat.

Oleh karena hal itu Divif 1 Kostrad menggelar kejuaraan tinju amatir dan profesional (Ampro) bekerja sama dengan ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) mengadakan pertandingan tinju kejuaraan nasional memperebutkan Sabuk Juara Nasional Versi ATI dan Sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad serta beberapa partai Non Gelar

Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman mengatakan, pertandingan tinju ini dilaksanakan selain dalam rangka memeriahkan HUT ke- 52 Divisi Infanteri 1 Kostrad yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2017 yang lalu juga bertujuan untuk mencari bibit atlet olahraga tinju yang bersumber dari prajurit Kostrad khususnya dan umumnya prajurit TNI Angkatan Darat maupun masyarakat umum. Selain itu sebagai sarana menjalin hubungan komunikasi dengan masyarakat sehingga dapat mendukung tugas pokok Divif 1 Kostrad

Kejuaraan tinju ini terdiri dari dua kategori yaitu amatir terdiri dari kelas bantam 54 kg, kelas welter ringan 64 Kg, kelas ringan 60 kg dan kelas layang 49 kg.

Sedangkan untuk kategori profesional yaitu mandatory fight 2018 versi ATI kelas bantam 53.5 kg, kejuaraan tinju memperebutkan Sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad kelas welter yunior 63.5 kg, kejuaraan tinju profesional non title versi ATI pusat kelas bulu 57.1 kg dan kejuaraan Tinju profesional non title versi ATI pusat kelas Bantam junior 52.2 kg.

4a__5_

Pertandingan kejuaraan tinju sabuk emas Pangdivif 1 Kostrad yang dimulai dari pukul 15.00 Wib sampai pukul 22.00 Wib tersebut mendapatkan hasil, amatir (Pertina) kelas bantam 54 kg Carles Balan melawan Corontuz Gultom dimenangkan Carles Balan dari Sasana Cakra Boxing Camp.

Kelas welter ringan 64 kg Martinus Tobing berhadapan dengan Michael Jack Marbun dimenangkan Martinus Tobing dari Sasana Cakra Boxing Camp. Pada kelas pingan 60 kg Maradu Siregar bertahadapan dengan Erick Elong Lasy dimenangkan Maradu Siregar dari Sasana Cakra Boxing Camp.

Pada kelas layang 49 kg Fahmi bertemu Abner Amu dimenangkan oleh Fahmi dari Sasana Cakra Boxing Camp. Di kelas menengah 75 kg Hervian berhadapan dengan Ebert Sius Amel Watin dimenangkan Ebert Sius Amel Watin dari Sasana Benteng BC.

Sedangkan pada Profesional Mandatory Fight 2018 versi ATI, kelas bantam 53,5 kg Galih Susanto versus Marthen Luis Lumoly dimenangkan Galih Susanto Cakra Boxing Camp. Pada kelas welter yunior 63,5 kg Yopi Sialana versus Jefry Batok dimenangkan Yopi dari Cakra Boxing Camp.

Pada kelas bulu 57,1 kg Muhammad Supandi dikalahkan oleh Carlos Obi Suru dimenangkan Carlos dari Sasana King Lembata.

Pada kelas bantam yunior 52,2 kg Yeret Tildyuir dari Cakra Boxing Camp berhasil menundukan Fransiscus Silalah.

Diharapkan momen ini bisa membangkitkan kepedulian anak bangsa untuk mengembangkan dan memajukan tinju Indonesia sehingga pada akhirnya bisa memunculkan petinju yang berprestasi baik dalam lingkup nasional maupun internasional serta turut mendukung program Kemenpora untuk menjaring atlet berbakat khususnya atlet tinju sehingga siap bertanding dikancah internasional.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kejuaraan Tinju Sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad