TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Abdul Hadi, Penulis Blog Kesehatan yang Tidak Dapat Melihat

By 27 Jun 2018 12:46Tips Kesehatan
hadi

Abdul Hadi, biasa disapa Hadi, adalah sosok seorang penyandang disabilitas penglihatan  (buta total) sejak usia 5 tahun yang pantang menyerah dengan keterbatasan fisik yang dialami. Terlahir di Desa Telogsih Kabupaten Demak Jawa Tengah 27 tahun silam sebagai bocah laki-laki tertua dari lima bersaudara.

Hadi kecil tumbuh normal layaknya bocah-bocah seusianya hingga pada suatu ketika cobaan dari Sang Maha Pencipta menakdirkan dirinya tidak dapat lagi melihat secara total. Penyebab buta permanen yang dialaminya adalah akibat sakit panas tinggi yang merusak syaraf-syaraf penglihatannya.

Seiring perjalanan waktu,  Abdul Hadi tetap menjalani pendidikan formal Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna di Bandung, Jawa Barat.

Abdul Hadi mengambil paket A (kesetaraan SD) di PSBN PSBN Wyata Guna yamg dikelola oleh Kementerian Sosial RI  sekaligus mengambil pendidikan keterampilan pijat  pada tahun 2009.  Sebelumnya Abdul Hadi  sempat masuk di tempat pendidikan khusus tuna netra di Kudus Jawa Tengah pada tahun 2006.

Sayangnya di sana dirinya hanya mempelajari dasar huruf braille saja. Abdul Hadi  direkomendasikan oleh pihak lembaga tersebut untuk melanjutkan SD serta lanjutanya di Bandung Jawa Barat. Menurut pihak lembaga pendidikan formal di Bandung lebih lengkap.

Setelah menyelesaikan Paket A-nya di  Bandung,  pada tahun 2011 awal Abdul Hadi mengikuti pendidikan lanjutan Fisio Terapi di antaranya terapi zona meridian. Serta  mempelajari Komputer bicara di Yayasan Kartika Destarata Jakarta yang dikelola bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN Veteran) Jakarta. Sertifikat Kemampuan Pijat Terapi bagi tuna netra berhasil didapatkannya, dan profesi inilah yang digelutinya hingga saat ini.

Selain terapis massage Abdul Hadi juga berjualan kerupuk khas bangka Belitung selain memiliki usaha onlineShop produk kebutuhan sehari-hari seperti pulsa dan menerima pendaftaran downline agent Payment Point Online Bank (BPOB) atau masyarakat mengenalnya dengan agen pulsa online.

Menempati rumah kontrakan di wilayah Jalan Raya Setu Rt 09/05 Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur, Abdul hadi tinggal bersama istrinya yang juga penderita tuna netra dan satu orang buah hatinya yang berusia 4 tahun.

Pendukung mobilitas

Diceritakannya, awal mengalami kebutaan dan diwaktu menjalani pendidikan rasanya tidak bisa menerima. Tapi setelah bisa baca tulis braille rasa itu lambat waktu hilang, dan setelah  mengenal aplikasi screen reader (pembaca layar) yang ada di komputer dan android, dirinya  berfikir jika Allah memberi kekurangan fisik pada hambanya, pasti dibalik itu ada kebaikan.

“ketika awal mengawali kebutaan, ada rasa tidak dapat menerima keadaan, namun saya berfikir, bahwa Allah memberikan cobaan ini bukan tanpa maksud dan tujuan, dibalik kekurangan fisik pada hambanya pasti Allah memberika kebaikan dibalik itu,” ujarnya saat ditemui dirumahnya.

Berangkat dari situlah Abdul Hadi sadar harus berusaha mencari hal apa yang bisa dilakukan untuk membantu dalam menjemput rizki dan meningkatkan potensi diri.

Berbekal motivasi yang kuat untuk dapat berbuat layaknya insan yang normal lainnya, dirinya mulai mengembangkan diri dengan menulis artikel di blog pribadi tentang kesehatan sekaligus sebagai sarana mempromosikan keahliannya dalam terapi pijat.

“Begini boleh saya buta dan boleh saya memiliki kemampuan hanya tukang urut, tapi saya harus jadi tukang urut yang punya ilmu serta pengetahuan yang maksimal,” ungkapnya penuh semangat.

Lalu saya pelajari komputer dan seiring waktu saya mempelajari cara instalasi dan apa saja yang dapat dilakukan oleh screen reader tersebut.

“Dan Alhamdulillah,  atas izin Allah saat ini  dalam menjalani rutinitas saya  menggunakan smartphone dan dapat  berinteraksi di sosial media,  menuangkan pengetahuan di bidang kesehatan alami serta online shop,” ujarnya dengan bangga.

Kemampuan Abdul hadi dalam memanfaatkan teknologi dan kemauan kerasnya untuk berbagi ilmu kesehatan melalui tulisan-tulisannya dihadapkan oleh keterbatasan kondisi fisik terutama indera yang paling Vital (mata) menunjukan motivasi yang tinggi untuk memacu mengembangkan diri  dan menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya bahkan manusia normal sekalipun, bahwa keterbatasan fisik bukanlah faktor penghalang untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi yang lainnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Abdul Hadi, Penulis Blog Kesehatan yang Tidak Dapat Melihat