TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Prajurit 501Sholat Idul Fitri dan Halal Bihalal Dengan Warga Perbatasan Papua

By 16 Jun 2018 17:31Kodam XVII/Cenderawasih
WhatsApp Image 2018-06-16 at 4.51.56 AM

TNI AD – Setelah sebulan penuh berjuang menahan lapar dan dahaga serta mengendalikan hawa nafsu, kini tibalah saatnya merayakan ‘kemenangan besar’ di hari Idul Fitri 1439 H.

Inilah yang dilakukan oleh para prajurit yang tergabung dalam satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Para Raider 501 Kostrad. Mereka mengadakan Sholat Idul Fitri yang dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal, bersama warga muslim sekitar Kampung Skouw. Kegiatan tersebut bertempat di yang Pos Komando Taktis (Pos Kotis) Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura (15/6/2018).

Dalam khotbah Sholat Idul Fitri, Ustadz Zaenuri menyampaikan agar kita semua selalu mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, dan jadikanlah nikmat Allah SWT tersebut sebagai alat untuk meningkatkan kualitas taqwa. Juga dijelaskan
mengenai makna halal bihalal, mengunjungi sanak saudara, dan saling maaf memaafkan.

Usai sholat, Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad mengundang seluruh jamaah untuk halal bihalal dengan seluruh prajurit yang berada di Pos Kotis, sambil menikmati hidangan khas lebaran yang telah disiapkan oleh prajurit.

Dansatgas Pamtas Yonif Para Raider 501 Kostrad, Letkol Inf. Eko Antoni Chandra dalam sambutannya mengatakan bahwa ia telah memerintahkan untuk melaksanakan kegiatan halal bihalal di setiap Pos Satgas 501, dengan tujuan agar para prajurit yang berada di pos-pos perbatasan juga bisa merasakan suasana lebaran dan bisa berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang berdomisili di daerah perbatasan.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan warga masyarakat muslim yang ada di wilayah tugas kami ini,” kata Dansatgas Pamtas 501Letkol Eko.

Melalui kegiatan halal bihalal ini, lanjutnya, Satgas 501 Kostrad berharap selain sebagai sarana untuk saling maaf memaafkan, juga untuk menghilangkan celah perbedaan sekecil apapun.

“Jadikanlah perbedaan tersebut sebagai senjata untuk mengatasi segala permasalahan dalam kehidupan sehari hari. Semoga setelah Idul Fitri ini bisa menjadikan kita semua sebagai insan yang lebih baik lagi dari hari hari sebelumnya,” ujarnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Prajurit 501Sholat Idul Fitri dan Halal Bihalal Dengan Warga Perbatasan Papua