TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

By 03 Aug 2018 Kodam Iskandar Muda
bra2

TANJUNG REDEB, tniad.mil.id – Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka HUT TNI Ke 73 terus digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0902/Tanjung Redeb (TRD). Kali ini, Kodim 0902/TRD memberikan bantuan kaki palsu untuk anak penyandang disabilitas, Rizky, yang diserahkan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0902/TRD, Letkol CPN Rony Nuswantoro, Selasa (31/7/2018) pagi.

“Hal ini kita lakukan untuk membantu masyarakat Kabupaten Berau, terutama penyandang disabilitas, agar memiliki bagian tubuh palsu,” ungkapnya.

Dandim berharap, kedepan kegiatan seperti itu bisa kembali dilakukan, dengan menggandeng beberapa pihak untuk bisa membantu masyarakat Berau yang memiliki keterbatasan maupun lainnya.

“Dengan pemberian kaki palsu ini, diharapkan mereka punya kepercayaan diri yang tinggi untuk menyongsong masa depan lebih baik, dan diharapkan bisa terus dilakukan dengan menggandeng banyak pihak untuk membantu masyarakat Berau yang memiliki keterbatasan,” harapnya.

Tak hanya itu, Kodim juga memberikan taliasih kepada salah satu orang tua penerima bantuan untuk membantu mengurangi bebannya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Putri, orang tua dari anak Rizky yang menerima kaki palsu, mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0902/TRD atas apa yang diberikan kepada anaknya. Selama lebih kurang satu tahun, Rizky anaknya menggunakan kaki palsu. Namun saat ini ada beberapa bagian dari kaki palsunya itu yang rusak sehingga mempengaruhi aktivitasnya.

“Telapaknya sudah rusak, sehingga kalau di bagian tulang dalamnya tersentuh, dia kesakitan. Dengan bantuan ini, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Kodim 0902/TRD. Semoga apa yang telah diberikan ini dapat bermanfaat untuk keseharian Rizky,” ucap Putri.

Join the discussion One Comment

  • Nurcahyo says:

    Ass wr wb. Mohon izin bapak. Saya hanya seorang warga negara biasa. Ditempat tinggal saya di wilayah kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan provinsi Sumbar ada seorang anggota TNI yg berdinas di Koramil tsb. Beliau sekarang dalam kondisi (maaf) pincang karena kata beliau terkena peluru waktu perang mempertahankan NKRI di Aceh. Saya heran melihat beliau karena sekian tahun pangkatnya tidak pernah naik. Lantas saya sambil ngobrol2 di warung bertanya kpd beliau kenapa pangkat Bpk tidak pernah naik. Lantas beliau menjawab “sudah sering saya ajukan ttp selalu gagal karena kalau di TNI naik pangkat harus di tes lagi sementara saya skrng dlm kondisi cacat walaupun saya memiliki surat keterangan cacat dalam bertugas”. Selaku WNI saya sangat hormat kpd beliau karena rela mempertahankan NKRI sampai cacat. Ttp saya sangat menyayangkan nasib beliau sekarang. Saya 100% WNI biasa dan bukan sama sekali anggota keluarga beliau. Ttp saya sangat simpatik sama beliau dan merasa kasihan. Trims

Kirim Komentar/Pertanyaan

Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas