Kodam IX/Udayana

Persit KCK Bantu Korban Gempa Lombok

Oleh 03 Sep 2018 One Comment
#TNIAD 

SUMBAWA, tniad.mil.id – Dampak Gempa Lombok sampai saat ini masih sangat dirasakan oleh warga masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Kenyataan ini membuat seluruh masyarakat Indonesia ikut merasakannya.

Berbagai macam bantuan dari para relawan dan donatur datang silih berganti hingga saat ini, tak terkecuali dari organisasi Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) sebagai organisasi ibu-ibu istri prajurit TNI AD.

Seperti yang terjadi pada Minggu (2/9/2018) kemarin, Pengurus Pusat (PP) Persit KCK melalui Ketua Persit KCK Pengurus Daerah (PD) IX/Udayana Ny. Riza Benny Susianto, menyerahkan bantuan kepada korban gempa yang ada di Pulau Lombok dan Sumbawa. Bantuan diberikan secara simbolis kepada Ketua Persit KCK Koordinasi Cabang Korem (Koorcabrem) 162/WB Ny. Kirana Rizal Ramdhani dan Ketua Persit KCK Cabang Sumbawa dan Sumbawa Barat, bertempat di Markas Korem (Korem) 162/Wira Bhakti (WB), Mataram, NTB.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Riza Benny Susianto menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari para pengurus Persit KCK seluruh Indonesia.

Baca juga:  KOREM 161/WS GELAR MALAM RENUNGAN DAN DOA BERSAMA MENYAMBUT TAHUN BARU 2015

“Bantuan ini berasal dari Persit untuk saudara-saudara kita korban gempa, baik yang ada di Lombok maupun Sumbawa,” ucapnya

Bantuan tersebut berupa Sembako, yakni 16 ton beras, 13 dus susu, 275 dus minyak goreng, 615 dus mie instan,198 dus sarden, ikan asin 580 Kg, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Sementara untuk wilayah Sumbawa dan Sumbawa barat, diserahkan dalam bentuk uang tunai, masing-masing sebesar Rp 75 juta.

“Uang ini nanti digunakan untuk membeli Sembako, seperti yang diserahkan pada hari ini,” kata Ny. Riza.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah.

“Semoga gempanya juga cepat berakhir, sehingga kita bisa bangkit kembali untuk membangun kehidupan secara normal dan lebih baik lagi,” harapnya.

Join the discussion One Comment

Komentar