TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Personel Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad Kembali Ke Jakarta

By 13 Sep 2018 20:10Kodam II/Sriwijaya
1a__1_

PALEMBANG, tniad.mil.id – Sebanyak 200 personel TNI AD perkuatan Mabes TNI dari jajaran Brigade Infanteri (Brigif) Mekanis Raider 6 Divisi Infanteri 2 (Raider 6/2) Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang bertugas di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), resmi ditarik kembali ke Jakarta.

Penarikan Satgas ini, berdasarkan Surat Telegram (ST) Pangdam II/Sriwijaya No. B/1855/IX/2018 tanggal 6 September 2018, tentang Pengembalian Satgas Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad BKO Korem 044/Garuda Dempo Kodam II/Sriwijaya, dalam rangka Operasi Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumsel.

Upacara pelepasan Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad perkuatan Mabes TNI tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan. S.I.P., M. Hum., Rabu (12/9/2018) pukul 07.00 WIB, bertempat di Bandara SMB II, Palembang.

Selama kurang lebih dua bulan, Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad telah berjibaku dan bersinergi dengan Sub Satgas Darat Kodam II/Sriwijaya dan instansi terkait, melakukan pemadaman ratusan titik api kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunla) di wilayah Sumsel.

Selanjunya, 200 personel TNI AD dari Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad tersebut, akan dipulangkan ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Hercules milik TNI AU.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum. dalam amanatnya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Satgas perkuatan Mabes TNI, atas segala upaya dan kerja kerasnya dalam membantu penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Sumsel.

“Penarikan pasukan ini berdasarkan perintah Panglima TNI, sehubungan dengan telah berakhirnya pelaksanaan Operasi Bantuan TNI kepada BNPB dalam rangka pemadaman hutan dan lahan di wilayah Sumsel, mengingat kabut asap dan titik api sudah semakin menurun,” ujarnya.

Selain memadamkan api dan berhasil menangkap beberapa oknum masyarakat yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, Satgas juga telah memberikan pengertian dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara liar karena dampaknya akan sangat merugikan, bukan hanya bagi masyarakat sekitar tetapi juga seluruh masyarakat Sumsel.

“Kontribusi kalian sungguh sangat luar biasa bagi bangsa dan negara. Berkat andil dan kerja keras kalian, pelaksanaan Asian Games Ke-18 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, sukses, dan lancar tanpa adanya gangguan asap, sehingga hal ini menimbulkan kesan positif, tidak hanya bagi kota Palembang tetapi juga bagi bangsa dan negara Indonesia,” puji Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga memberikan penghargaan secara simbolis sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada Satuan Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad, yang telah menjalankan tugasnya membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel.

Hadir dalam upacara pelepasan Satgas tersebut, di antaranya Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han)., Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Imam Budiman, para Dan/Kabalakdam jajaran Kodam II/Swj, dan Kepala BPBD Provinsi Sumsel.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Personel Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad Kembali Ke Jakarta