TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Panglima TNI: Dibutuhkan Alat Berat untuk Evakuasi Korban

By 02 Oct 2018 17:19Puspen TNI
bra1

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam membantu proses evakuasi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) dibutuhkan alat berat untuk dapat mendukung kelancaran tugas di lapangan. Saat ini, prajurit masih menggunakan alat berat TNI dan milik perusahaan pertambangan yang ada di wilayah tersebut.

Hal tersebut dikatakan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan wartawan, usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018 dengan Inspektur Upacara (Irup) Presiden RI Ir. Joko Widodo, bertempat di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

Lebih lanjut dikatakan, hingga sekarang proses evakuasi korban dengan menggunakan alat berat masih terus berjalan. Menurutnya, karena wilayah kerusakan yang terkena gempa cukup luas, harus juga dibantu dengan tenaga manusia.

“Hari ini, TNI juga memberangkatkan tiga Batalyon dari Divisi 3 Kostrad untuk membantu evakuasi korban bencana gempa,” ujar Panglima TNI.

Ditambahkan, KRI dari TNI AL Saat ini sedang membawa alat berat yang akan diarahkan ke Palu, karena sebagian sudah dimasukkan ke Lombok.

“Untuk mengarahkan penempatan alat berat dari Batalyon Zeni di spot-spot wilayah yang terdampak gempa, Dansatgas yang akan mengatur agar evakuasi berjalan merata,” katanya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Panglima TNI: Dibutuhkan Alat Berat untuk Evakuasi Korban