TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Satgas Yonif Raider 600, Bantu Normalisasi Perekonomian Pasca Bencana

By 09 Oct 2018 08:28Dinas Penerangan
WhatsApp Image 2018-10-09 at 7.56.50 AM

PALU, tniad.mil.id – Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah mulai bergeliat. Mutiara khatulistiwa tersebut sempat mati, sunyi senyap usai luluh lantah diguncang gempa berkekuatan 7,4 SR disusul tsunami setinggi 5 meter.

Kini, lebih dari satu pekan dua bencana dahsyat melanda, Kota Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya mulai bangkit. Aktivitas jual beli berangsur normal.

Pasca gempa, warga sudah memulai beraktivitas seperti membuka kios, warung makan, menjual air kelapa, maupun penginapan yang dihuni para pelaku penanganan darurat. Selain itu, mini market Alfamidi, SPBU dan pasar juga sudah mulai beroperasi.

Meski masih dalam pengamanan ketat aparat, seperti yang dilakukan Satgas Yonif Raider 600/Mdg asal Kalimantan ini dengan setia dan sigap menjaga pengamanan obyek vital seperti mini market dan pasar, agar peristiwa penjarahan tak lagi terulang, Senin (8/10/2018).

WhatsApp Image 2018-10-09 at 7.56.52 AM

“Mini market Kota Palu sudah mulai dibuka. Meski ada beberapa kerusakan namun Alfamidi sudah beroperasi untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Demikian juga SPBU, Rumah Sakit dan pasar juga sudah berangsur normal beroperasi,”ujar Lettu Inf Arsad yang mendapat tugas pengamanan mini market.

Arsad mengatakan, Satgas Yonif Raider 600/Mdg yang melaksanakan tugas BKO Kogasgabpad di Palu dan Donggala menerjunkan 300 personelnya untuk pengamanan obyek vital dan bantuan kemanusiaan terus dilakukan dalam rangka mempercepat proses pemulihan roda pemerintahan dan perekonomian di wilayah Sulteng.

“Personel Satgas Yonif Raider 600/Mdg dibagi dalam beberapa titik pengamanan obyek vital agar peristiwa penjarahan tidak lagi terulang,”ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan, untuk pengamanan di SPBU di Jalan Dewi Sartika, 10 personel dipimpin Sertu Adrian, minimarket Sevenmart yang juga di jalan Dewi Sartika, 6 personel disiagakan. Sedangkan pengamanan di Alfamidi Basuki Rahmat, 10 personel dipimpin Lettu Inf Arsad menjadi sektor tanggungjawabnya.

“Sementara untuk tugas kemanusiaan, 27 personel melaksanakan bantuan kemanusiaan di Mall Ramayana dipimpin Lettu Inf Supriyono, 20 personel menjaga Rumah Sakit Anatapura dipimpin Kapten Inf Ariza. Pengamanan juga dilaksanakan di RS. Budi Agung, RS. Samaritan dan Bank Sinarmas,”jelasnya.

“Pengamanan Rumah Sakit dilakukan untuk mengantisipasi penjarahan dan pendistribusian obat yang tidak teratur. Demikian juga pengamanan Bank diprioritaskan bagi para nasabah untuk melakukan transaksi, sehingga semuanya bisa berjalan dengan aman dan lancar,”sambung Lettu Arsad.

Demikian halnya untuk membantu masyarakat melakukan aktivitasnya, Arsad mengungkapkan bahwa Yonif Raider 600/Mdg berkoordinasi dengan personel Peralatan Kodam (Paldam) XIII/Merdeka menerjunkan personel untuk menginventarisasi kendaraan roda empat dan dua milik warga yang rusak akibat gempa dan tsunami.

“Personel Paldam fokus pada perbaikan kendaraan baik milik prajurit maupun warga. Kendaraan ini kita kumpulkan dan data untuk pengamanan materiil, sehingga warga tak perlu khawatir barang miliknya akan hilang,”pungkasnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Satgas Yonif Raider 600, Bantu Normalisasi Perekonomian Pasca Bencana