TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Keluarga Anggota Satgas Perdamaian UNIFIL Jadi Korban Tsunami Banten

By 26 Dec 2018 Dinas Penerangan
WhatsApp Image 2018-12-25 at 23.01.49

JAKARTA, tniad.mil.id – Keluarga Kopral Dua (Kopda) Tresna Wibisana anggota Bekang Kostrad, yang tengah melaksanakan tugas perdamaian dunia di Lebanon, menjadi korban Tsunami Selat Sunda.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan Kostrad Kostrad Kolonel Inf Adhi Giri melalui rilis tertulisnya, Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Kontingen Garuda Nations Interim Force in Lebanon (Konga UNIFIL) merupakan kontingen yang memiliki jumlah personel terbesar diantara seluruh negara yang tergabung dalam misi PBB di perbatasan Lebanon Selatan.

Mereka mengemban tugas negara yang mulia, diantaranya menjaga perdamaian, keamanan dan keselamatan masyarakat Lebanon yang tengah mengalami konflik.

“Demikian juga dengan Kopda Tresna, saat ini tengah mengemban tugas negara (anggota UNIFIL), yaitu ikut melaksanakan perdamaian dunia sebagai bagian pasukan PBB di Lebanon,” terang lulusan Akmil 1997 ini.

“Sebagai sesama, prajurit dan keluarga besar TNI AD, secara pribadi, saya pun terhenyak ketika mendengar hal tersebut. Dari lima orang keluarganya yang sedang berlibur ke Anyer, yang selamat hanya satu orang , yaitu anak laki-lakinya, yang masih balita,” imbuhnya getir.

WhatsApp Image 2018-12-25 at 23.01.50

Dijelaskannya, pada hari Senin lalu (24/12/2018), ditemukan empat jenazah korban tsunami Selat Sunda keluarga Kopda Tresna yaitu Alm Winpurwanty (33 tahun, istri ), Alm Fico Alkhalifi (6,5 tahun, anak), Alm Rida Nurhaidawati (65, ibu mertua) dan Alm Ita Puspita Sari (30 tahun, ipar).

“Sedang yang satunya M. Safik, usia 3.5 tahun ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat di Puskesmas. Ini masih dapat dikatakan keajaiban dan berkah bagi keluarga Kopda Tresna, karena setidaknya Tuhan Yang Maha Kuasa masih memberikan perlindungan kepada keluarganya,” ujarnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kapendam III/Slw, saat dihubungi melalui telepon, Wakabekang Kostrad Letkol Cba Arwan menjelaskan, keempat jenazah tersebut diketemukan oleh anggota Batalyon Mandala Kostrad sedangkan anaknya yang selamat diketemukan dalam keadaan selamat di Puskemas Carita.

Dijelaskannya, info awal kejadian berasal dari Kopda Tresna sendiri, di grup WA (Whatapp) meminta doa kepada rekan-rekannya atas keselamatan keluarganya yang terkena musibah di Carita. Kemungkinan Kopda Tresna mendapatkan infomasi dari Istri Sertu Asep yang selamat dari musibah tersebut.

Istri Sertu Asep, yang merupakan saudara sepupu dari almarhumah, saat itu juga tengah berlibur bersama mereka.

“Kebetulan di sana dibantu oleh Sertu Asep dan istrinya serta Kolonel Asmi (Danyon Mandala Yudha) dalam proses identifikasi korban. Setelah diidentifikasikan, keempat jenazah teesebut dibawa ke Bandung dengan menggunakan dua ambulance,” ujar Arwan

“Karena kendaraan terbatas dan harus segera dievakuasi, keempat jenazah terbagi dalam dua ambulance, posisinya ditumpuk,” sambungnya.

Setelah tiba di Bandung dan dimandikan dirumah orang tua dari istrinya Kopda Tresna, jenazah ibu mertua dan iparnya dimakamkan di Cileunyi, sedangkan anak dan istrinya dimakamkan di TPU Baros.

“Untuk anaknya yang selamat (M. Safik) setelah dirawat istri saya, kemudian diserahkan ke neneknya (ibu dari Kopda Tresna),” jelas Arwan.

“Kebetulan, Kopda Tresna, tadi siang juga telah tiba dari Libanon dan langsung ke rumahnya. Kedatangan dan keberangkatanya difasilitasi oleh PMPP TNI (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia). Rencananya yang bersangkutan akan kembali tanggal 5 Januari 2019, nanti. Saat ini, infomasinya Kopda Tresna sedang menunggu anaknya (M. Safik) yang sedang di rawat di RS. Dustira,” tambahnya.

Dalam acara pemakaman tersebut, selain dirinya juga hadir para pejabat Kostrad diantaranya I Kostrad Brigjen TNI Dedi Kusmayadi, Aslog Kostrad Kolonel Inf Herlan Budi Hermawan, Kabekang Kostrad Kolonel Cba Agus Susanto

“Juga Ibu Besar Harto (Ketua PG Kostrad), Ibu Bambang Taufik (Wakil ketua PG Kostrad), beserta ibu-ibu pengurus PG Kostrad lainnya,” tandasnya.

Dihubungi melalui telepon (Selasa, 25/12/2018), Kolonel Inf Michael Asmi menyampaikan, jenazah keluarga Kopda Asep ditemukan diantara reruntuhan Hotel Mutiara Carita. Sedangkan, korban selamat (M. Safik) telah diselamatkan masyarakat di Puskesmas Carita.

Dikonfirmasikan melalui telepon, Komandan Kontingen Garuda UNIFIL Kolonel Inf Aji Mimbarno yang berada di Lebanon, Kopda Tresna merupakan anggota Indobatt.

“Yang bersangkutan sudah pulang, saat ini sedang menjaga anaknya yang kecil (M. Safik) dirawat di Dustira (Rumkit TNI AD di Cimahi),” tandasnya. (Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Keluarga Anggota Satgas Perdamaian UNIFIL Jadi Korban Tsunami Banten