Kodam V/Brawijaya

Pangdam V/Brawijaya : Integrasi Religius dan Nasional Menuju Pemilu Damai

By 13 Dec 2018 No Comments
5a__2_
#TNIAD #TNI-AD

JOMBANG, tniad.mil.id – Kodam V/Brawijaya berkomitmen untuk ikut serta menjaga kondusifitas wilayah selama berlangsungnya Pileg dan Pilpres mendatang. Betapa pentingnya integrasi religius dan nasional menuju pemilu damai.

Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Bambang Himawan ketika menghadiri seminar Nasional yang digelar di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (12/12/2018).

Seminar yang berlangsung di Ponpes Tebu Ireng, menurut Pangdam, memiliki dampak yang sangat strategis, tidak hanya sebagai mimbar akademis yang konstruktif saja. “Forum ini merupakan salah satu upaya dalam merefleksikan kembali penghayatan terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,”ujarnya.

“Harapan saya, semoga seminar yang dilaksanakan hari ini, dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Serta, mampu menghasilkan suatu saran-saran yang positif dalam mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai,” jelas Pangdam.

Pemilu, kata Mayjen TNI Arif Rahman, merupakan suatu implementasi kedaulatan rakyat. Masyarakat merupakan ujung tombak selama keberlangsungan proses politik tersebut. “Rakyatlah yang menentukan arah, siapa calon pemimpin yang nantinya akan memimpin negeri ini,”ucapnya.

“Harus dipahami, rakyat ikut Pemilu bukan hanya sekedar melaksanakan hak dan kewajiban saja, akan tetapi, melalui Pemilu itu, rakyat bisa menentukan pemimpin yang nantinya mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang adil, makmur, aman, sejahtera dan damai,” tegas Pangdam.

Sehubungan dengan digelarnya acara tersebut, Pangdam menambahkan, para peserta seminar dapat memberikan sumbangsih pemikiran yang terbaik bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia di masa kini, hingga di masa yang akan datang. “Saya berharap semua warga dapat menjaga sekaligus menciptakan Jawa Timur sebagai wilayah zona damai,” pungkasnya.

Leave a Reply