TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Olah Ladang Tomat dan Cabai, Upaya Satgas Yonif 328/DGH Tingkatkan Ekonomi warga di Perbatasan RI-PNG

By 25 Jan 2019 Dinas Penerangan
WhatsApp Image 2019-01-25 at 20.47.08

JAKARTA-tniad.mil.id,- Untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH membantu mengolah ladang cabai dan tomat petani di Kampung Sanggaria, wilayah perbatasan RI-PNG. Tersebut disampaikan Dansatgas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari dalam rilis tertulisnya, Merauke, Jumat (25/01/2019).

Dijelaskan Dansatgas bahwa kegiatan mengolah lahan dan kebun bersama masyarakat Kampung Sanggaria merupakan kegiatan rutin yang dilakukan anggota Satgas yang berada diwilayah tersebut. Hal itu, menurutnya merupakan bentuk kepedulian dan perhatian serta empati TNI AD dalam turut membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG.

“Ini rutin dilaksanakan, kita terjun langsung bersama masyarakat mengolah ladang dan kebun untuk ditanami tomat dan cabai,” ungkapnya.

Menurutnya, selain menjadi kebutuhan dalam kehidupan rumah tangga dan memiliki harga yang ekonomis, kontur tanah di Kampung Sanggaria cukup baik untuk ditanami dengan tomat dan cabai.

Sementara itu, Letda Inf Eka Denny, Perwira yang bertugas di Posko Utama Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, mengutarakan bahwa dia bersama anggotanya bertekad membantu masyarakat Kampung Sanggaria yang rata-rata bekerja sebagai petani.

“Ibarat pepatah, dimana bumi di pijak disitu langit di junjung, keberadaan kami disini ingin memberi makna bagi masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa di wilayah perbatasan, namun juga ingin memastikan keamanan dan kedaulatan pangan saudara kita disini,” tegasnya.

WhatsApp Image 2019-01-25 at 20.47.07

Sebelumnya di ladang tersebut, anggota Satgas Pamtas bersama masyarakat  sudah berhasil panen tomat dan hasil penjualannya sangat membantu meningkatkan perekonomian petani.

“Belajar dari pengalaman, kami bersama masyarakat semakin bersemangat untuk meningkatkan hasil produksi tani dan kebun. Apalagi, meski terbatas, ada alat bantu mesin pertanian utnuk membajak, menggemburkan tanah,” jelas Eka Denny.

“Tentu ini menjadi tantangan dan pengalaman yang sangat berharga bagi kami selaku generasi muda TNI. Apa yang kami lakukan juga merupakan salah satu bentuk pengabdian (prajurit) kepada rakyat. Sungguh pengalaman yang berharga dan tidak akan pernah kami lupa,” imbuhnya.

Senada dengan yang disampaikan Eka Denny, Ibu suratin (pemilik kebun) mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif PR 328/DGH. Menurutnya kehadiran mereka  telah memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

“Sekaligus memberikan solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat disini,”tuturnya.

“Selama kehadiran Personel Satgas disini, kami merasa terbantu. Ladang-ladang dan hasil kebun kami sangat bagus dan kemarin kami berhasil panen raya kebun tomat berkat bantuan dari Personel Satgas,” ujar Ibu Suratin

Dirinya berharap agar kedepannya kebun-kebun milik masyarakat dapat menghasilkan bibit dan sayuran yang berkualitas.

“Harapan kami, memiliki sayuran yang berkualitas, sehingga memiliki harga jual yang bagus dan dapat meningkatkan perekonomian petani Kampung Sanggaria. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri,”pungkas Ibu Suratin. (Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Olah Ladang Tomat dan Cabai, Upaya Satgas Yonif 328/DGH Tingkatkan Ekonomi warga di Perbatasan RI-PNG