Kodam V/Brawijaya

Pangdam V/Brawijaya : Rotasi Jabatan Makin Tingkatkan Kredibilitas dan Profesionalisme Prajurit

By 10 Jan 2019 No Comments
IMG-20190110-WA0013
#TNIAD #TNI-AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Rotasi jabatan di lingkup TNI-AD, merupakan suatu hal yang lumrah. Selain berguna untuk mewujudkan Satuan TNI-AD yang handal, rotasi jabatan juga dinilai sangat efektif dalam mewujudkan Kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Hal tersebut disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, di Mako Yonzipur 5/ABW, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (9/1/2019).

Jabatan Danyonzipur 5/ABW diserahterimakan dari Letkol Czi Chotman Jumey Arisandi kepada Mayor Czi Slamet Riyadi.

Pangdam menegaskan, serah terima jabatan merupakan upaya pembinaan Satuan sekaligus pembinaan personel. “Alih tugas jabatan diharapkan akan semakin meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme, serta pengalaman para Perwira guna membangun sistem kerja yang lebih efektif, efisien serta berhasil bagi kemajuan TNI-AD, khususnya Kodam V/Brawijaya,”ucapnya.

Selain itu, pinta Pangdam, sehubungan dengan dilantiknya pimpinan baru Yonzipur 5/ABW tersebut, diharapkan mampu mengembangkan berbagai gagasan, maupun inovasi baru dengan dilandasi rasa kemauan yang kuat. “Terpenting terus lah berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit,” harapnya.

Usai memimpin serah terima jabatan Danyonzipur 5/ABW, Mayjen TNI Arif Rahman menyempatkan dirinya berkunjung ke Makodim 0818/Kabupaten Malang. Setibanya di Makodim Kabupaten Malang, kedatangan Pangdam bersama sang istri disambut Dandim 0818/Kabupaten Malang, para Danramil hingga Persit di lingkungan Kodim.

Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo yang turut mendampingi Pangdam mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada para Dansat sekaligus stakeholder akan pentingnya bersinergi dalam rangka mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Memasuki perubahan cuaca saat ini, lanjut Bagus, Pangdam mengimbau seluruh jajarannya hingga instansi terkait, untuk mengadakan mapping (pemetaan, red) daerah-daerah yang dinilai rawan bencana.

“Seluruh unsur, termasuk TNI, Polri BPBD dan instansi terkait lainnya, diminta untuk selalu berkoordinasi dan bersinergi dalam menghadapi setiap bencana yang terjadi,” tandasnya.

Leave a Reply