Puspen TNI

Panglima TNI : Prajurit Kostrad Ujung Tombak Penjaga Keutuhan NKRI

Oleh 15 Jan 2019 Tidak ada komentar
Panglima TNI : Prajurit Kostrad Ujung Tombak Penjaga Keutuhan NKRI
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Negara yang kita cintai ini telah beberapa kali diganggu dan prajurit-prajurit Kostrad adalah salah satu ujung tombak penjaga keutuhan NKRI. Sejak dulu, sekarang, dan sampai kapanpun nanti. Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memimpin Apel Khusus, bertempat di Lapangan Hitam Markas Divisi Infanteri-1/Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (14/1/2019).

Dalam kegiatan yang diikuti sekitar kurang lebih 1.500 prajurit Kostrad berikut kendaraan tempurnya, Panglima TNI didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Wiratmoko dan Pangdivif I Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P.
Panglima TNI menuturkan bahwa prajurit-prajurit Kostrad telah memberikan pengabdiannya dalam berbagai penugasan. Keberhasilan yang penuh dengan pengorbanan itu menjadi pilar-pilar kokoh bagi bangsa ini. “Dari perjuangan itu juga kita mengetahui bahwa persatuan dan kesatuan bangsa adalah pondasi utama tetap tegaknya NKRI, dan kita sebagai prajurit TNI telah berikrar untuk selalu menjadi yang terdepan dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Dikatakan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, persatuan dan kesatuan jadi makin penting manakala persaingan dunia meningkat. Mereka yang terpecah hanya akan menjadi penonton dan bulan-bulanan. Hanya yang bersatu dan siap bersaing yang akan menjadi pemenang. “Kita jangan termakan berbagai informasi yang dapat menjerumuskan tindakan negatif seperti adu domba. Hasutan yang mengancam ke-bhinneka tunggal ika-an itu tidak boleh membuat bangsa Indonesai terpecah. Prajurit TNI tidak boleh terprovokasi dan harus tetap solid,” terangnya.

Di sisi lain Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI juga harus siap menghadapi perang yang semakin kompleks. Suatu saat nanti prajurit dapat saja bertempur melawan robot, tentara eksoskeleton, melawan drone atau senjata tanpa awak lainnya. “Untuk itu, kita perlu terus menerus mengembangkan cara bertempur yang dinamis. TNI harus lebih unggul dari ancaman apapun,” ujarnya.

“Saya perintahkan agar Kostrad tidak berhenti membina diri. Tingkatkan terus kemampuan prajurit dan satuan. Kostrad harus beradaptasi dengan berbagai kemajuan dan perubahan yang ada,” ucap Hadi Tjahyanto.

Diakhir sambutannya, Panglima TNI mengingatkan kepada seluruh prajurit yang hadir untuk terus mengabdi pada negara demi menjaga tetap tegaknya kedaulatan dan keutuhan NKRI serta hindari pesan-pesan viral di media sosial yang cenderung memecah belah soliditas TNI.

“Saya percaya prajurit Kostrad adalah prajurit yang tangguh dan selalu berupaya menjadi yang terbaik. Sebagaimana senjata Cakra yang tiada tanding, prajurit Dharma Putra Kostrad memiliki keteguhan dan keperwiraan berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Keteguhan dan keperwiraan demi kejayaan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Selain pejabat dari TNI AD, dalam kegiatan tersebut juga hadir Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranata Kusuma, M.A., Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo, Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., S.E., M.Tr.(Han) serta Kapuspen TNI Brigjen TNI Sisriadi. (Dispenad)

bra8a

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel