Kodam Iskandar Muda

Babinsa Bangun Bendungan, Atasi Kekeringan dan Irigasi Pertanian di Pidie

Oleh 27 Feb 2019 Tidak ada komentar
Babinsa Bangun Bendungan, Atasi Kekeringan dan Irigasi Pertanian di Pidie
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Cegah terjadinya gagal panen karena kekeringan, akibat jebolnya bendungan irigasi, Babinsa Koramil 16/ Tangse Kodim 0102/ Pidie bersama warga membangun bendungan irigasi baru. Tersebut disampaikan Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Arm Wagino, S.E., dalam rilisnya di Aceh, Rabu (27/2/2019).

Diungkapkan Dandim, bendungan irigasi yang berada di Dusun Alue Badeuk, Desa Blang Dhot, Kabupaten Pidie, tersebut saat ini kondisinya rusak parah akibat hantaman banjir beberapa waktu lalu.

Dandim menjelaskan, akibat rusaknya bendungan tersebut, kurang lebih seluas 200 Ha lahan sawah di wilayah Desa Blang Dhot, Desa Blang Bungong dan Desa Blang Teungoh mengalami kekeringan dan terancam gagal penen.

“Kita (Babinsa) bersama warga setempat membangun bendungan irigasi baru, untuk mencegah terjadinya gagal panen akibat sawah para petani kekeringan,” katanya.

“Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan dalam rangka mensukseskan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pidie,” ujarnya.

Pelaksanaan pembangunan irigasi itu sendiri tutur Dandim, dibuat anggotanya bersama warga pada Senin (25/2/2019) kemarin secara tradisional dengan menggunakan peralatan dan bahan seadanya. Yakni berupa batang pohon kelapa, kayu dan terpal.

“Ini kita lakukan untuk membendung sungai agar air dapat kembali masuk ke pintu air saluran irigasi yang sebelumnya telah tersedia,” imbuh Dandim.

Untuk kita ketahui bersama bahwa mayoritas masyarakat di ketiga desa tersebut mayoritas sebagai petani.

Ia juga berharap, kepada warga (petani) yang ada di wilayah tersebut apabila ada permasalahan di bidang pertanian agar segera berkoordinasi dengan Babinsa dan PPL, sehingga akan dicarikan solusi permasalahannya.

“Kami (TNI) selalu siap membantu warga mencari solusi dan mengatasinya apabila ada permasalahan yang harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Misalnya seperti permasalah pengairan, kelangkaan pupuk, serangan hama atau yang lainnya.

“Kedudukan Babinsa dan PPL selaku pendamping pertanian harus selalu hadir dan selalu ada ditengah tengah petani dan masyarakat,” tandas Dandim. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel