Kostrad

Kostrad Standarisasi Kemampuan Khusus Prajurit Cakra

Oleh 27 Feb 2019 Tidak ada komentar
Kostrad Standarisasi Kemampuan Khusus Prajurit Cakra
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id –Agar memiliki kualifikasi khusus dan memperoleh Brevet Cakra, para prajurit Kostrad yang merupakan harus melalui latihan Standarisasi Kostrad.

Hal itu disampaikan Kapen Kostrad, Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim dalam rilis tertulisnya, Selasa (26/2/2019).

Diungkapkan Kapen Kostrad, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan membuka latihan Standarisasi prajurit Kostrad gelombang VII tahun 2019 di lapangan tembak 600 Divif-1/Kostrad, di Cilodong.

“Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad bertujuan untuk melatih, membentuk dan menanamkan kebanggaan serta kecintaan terhadap satuan Kostrad”jelas Adhi Giri.

Pada kesempatan tersebut, kata Adhi, pucuk pimpinan Kostrad berpesan kepada seluruh peserta latihan dapat menempuh dan menyelesaikan latihan standardisasi ini dengan baiik, sehingga
berhak memperoleh Brevet Cakra.

“Brevet Cakra merupakan kualifikasi khusus yang dimiliki oleh prajurit Kostrad,” ungkapnya.

“Latihan ini juga untuk membangun jiwa korsa yang kuat serta mewujudkan kemampuan yang handal dalam melaksanakan tugas di medan operasi baik di hutan gunung, rawa laut dan perkotaan,”imbuhnya.

Adapun sasaran yang ingin dicapai, menurut Adhi Giri yaitu terwujudnya prajurit Kostrad yang memiliki kemahiran dan kemampuan dalam gerakan perorangan, bernavigasi darat, bela diri dan menembak dengan nilai minimal 80 serta fisik yang prima.

“Serta, sebagai prajurit dituntut memiliki naluri tempur untuk dapat membaca medan guna mempertimbangkan taktik berikutnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, mengutip apa yang disampaikan Pangkostrad, menurut Adhi Giri, para peserta merupakan prajurit yang terpilih dari proses seleksi yang ketat, tentu dapat memenuhi syarat untuk mengikuti Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang VII TA 2019.

“Pangkostrad berharap latihan yang akan dilaksanakan selama lebih kurang 3 bulan ini, dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan,” tegas Adhi Giri

Lebih lanjut Adhi Giri menjelaskan secara umum bahwa latihan akan dilaksanakan dalam 3 tahap

” Tahap I atau Basis yang akan dilaksanakan selama 7 minggu di Sanggabuana Komplek, Tahap II atau Hutan Gunung selama 3 minggu di daerah Cikalong Kulon dan terakhir Tahap III atau Rawa Laut di Cibenda selama 2 Minggu,”tandasnya.

“Dengan demikian diharapkan prajurit Cakra memiliki 5 (lima) senjata ampuh Cakra, yaitu memiliki niat, sikap, mata, komunikasi dan pembelaan diri,”pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kaskostrad Mayjen TNI M. Bambang Taufik, Pangdivif-1/Kostrad, Ir Kostrad, Koorsahli, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, LO, Pa Ahli, Kabalak Kostrad, para Asisten Kasdivif-1/Kostrad, dan Komandan satuan jajaran Kostrad. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel